-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Covid 2019 Seharusnya Tidak Mengubah Kualitas Hidup Kita

Kamis, 09 April 2020 | 07:51 WIB Last Updated 2020-04-09T00:51:06Z
Covid 2019 Seharusnya Tidak Mengubah Kualitas Hidup Kita
Para suster mewujudkan pelayanan karena cinta kasih kepada Allah

Marah, takut, malu, penolakan dan pengucilan terjadi bahkan saling menghujat dan mencemooh itu yang kita tampakan dengan hadirnya covid 2019 di tengah-tengah kehidupan kita.

Bahkan demi menghindari penolakan dan pengucilan dari orang-orang di sekeliling kita, kejujuran yang menjadi salah satu keutamaan hidup kita, terpaksa dikalahkan oleh kebohongan demi mendapatkan penerimaan dari sesama saudara kita.

Tidak berhenti di situ. Covid 2019 membuka topeng kehidupan yang selama ini dibalut dalam kesalehan dan kesucian melahirkan pribadi-pribadi yang egois dan keras kepala. Pribadi-pribadi yang memaksakan kehendak tanpa pernah memikirkan hidup orang lain.

Covid 2019 dengan begitu cepat mengubah kualitas dan keutamaan hidup semua orang baik itu orang beragama dan beriman, entah itu tokoh agama maupun tokoh masyarakat. Covid 2019 seketika memperlihatkan kualitas iman sebatas pada ritual dan praktik keagamaan yang dipertunjukan dengan berbagai protes dan keluhan ketika kegiatan keagamaan dilaksanakan secara live streaming.

Covid 2019 dengan mudah mengubah mental sebagian tokoh agama yang hanya taat pada aturan-aturan buatan manusia dalam agamanya dan dengan berbagai alasan mematahkan hukum Allah sendiri yaitu hukum cinta kasih bahwa sejenak mengambil jarak dari keramaian adalah bagian dari hukum cinta kasih itu sendiri.

Covid 2019 dengan begitu mudah mengubah keutamaan insan manusia yang terlahir sebagai seorang yang ramah, lembut dan saling menerima satu sama lain dalam bahasa tutur yang sopan dan santun seketika menjadi sosok yang kasar, pemarah dengan segala ujaran kebencian dan cacian serta cemoohan yang menyertai pengucilan dan penyingkiran.

Covid 2019 tidak hanya kejam membunuh insan manusia, namun juga membunuh nurani kemanusiaan dengan mempertahankan dan memaksakan keegoisan dan kesempitan cinta diri tanpa pernah menyadari keselamatan dan kesehatan sesama di sekitarnya.

Kita semua adalah orang beragama dan beriman. Covid 2019 seharusnya tidak mengubah kualitas hidup kita tetapi menjadi jalan untuk memantapkan dengan menegaskan kualitas hidup sebagai sebuah keutamaan bahwa menjadi seorang beriman dan beragama yang kuat adalah yang mampu melewati masalah covid 2019.

Kita semua mengandalkan Tuhan, maka covid 2019 seharusnya tidak menjauhkan kita dari sikap, keadilan serta kebenaran Allah yang sejatinya harus kita wujudkan dalam semangat kerendahan hati di mana menjadi kesedihan dan ketakutan umat manusia sebagai jalan untuk dekat dengan Allah dan bersama mereka dalam doa-doa kita.

Kita semua adalah insan bermartabat. Sejatinya covid 2019 menjadi ruang di mana kita membuka hati hanya untuk dan atas nama Cinta bahwa dengan mencintai, kita membawa penghiburan dari Allah sendiri yang menopang harapan kita.

Maka semoga kita semua menyadari bahwa covid 2019 seharusnya tidak mengubah kualitas atau keutamaan hidup kita, namun lebih dari itu mematangkan kualitas hidup kita menjadi sebuah keutamaan yang darinya membuat kita kuat untuk memenangkan pertandingan melawan covid 2019. Salam.

Manila: 08-April-2020
Pater Tuan Kopong MSF
×
Berita Terbaru Update