-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Diantara Sunyi, Tuhan Aku Sedang Rindu (Antalogi Puisi Yuan Hadi Setiawan)

Rabu, 15 April 2020 | 15:05 WIB Last Updated 2020-04-15T08:05:20Z
Diantara Sunyi, Tuhan Aku Sedang Rindu (Antalogi Puisi Yuan Hadi Setiawan)
Ilustrasi: pendoasion

Diantara Sunyi

Lepaslah kelam di waktu itu
Semenjak ku dayung rindu ini untukmu
Ada kepastian diselimuti oleh waktu
Mungkin terlalu besar ku bawah

Jika sebuah sepi membawa pergi
Kemanahkah aku melangkah mencari pasti
Jiwa terus diantar dalam diri
Sunyi bertatah megah dalam sepi

Baik Sanjunglah muram mukamu
Menghadap siapakah aku bertanya
Jenaka jiwa masih menyebut namamu
Sementara aku belum siap melunasnya

Di sebuah seoih yang mungil
Aku layak bermegahkah diri
Tapi siapakah sunyi yang kau diri?
Lepaskan sunyi biarkan kegembiraanku bernyanyi

Tuhan Aku Sedang Rindu

Tuhan rindu terbit di hati
Rasanya aku akan beranjak pergi
Pergi menemui pemilik rindu ini
Kau tahu berapa sulit tanpanya 

Aku bingung untuk menari
Untuk melepaskan hasrat ini
Lantas haus cinta mengabarnya
Cinta yang bukan untuk membenci

Tuhan aku sedang rindu
Pada dia aku meletaknya
Apakah layak dia tempatnya?
Ku harap Engkau mengabar rinduku

Besok aku mungkin lupa Tuhan
Membayar segalah utang janjiku
Tapi bukan untuk diri-Mu Tuhan
Rindunya membalas janjiku

Tuanya Marah

Baiklah engkau memuja tuan marahmu
Sebaiknya kau sarungkan lagi amarahmu
Jangan terlena kau terjang  janjimu
Esok mungkin tak jadi milikmu

Amarahmu tak kunjung redah 
Lepaslah jika tak menjadi masalah
Langkah kata serta rintikan kebahagiaan
menunggang hati untuk lepaskan

Tuanya marahmu tak menjadi raja
Bilamana engkau terus membujuk hati 
Amarahmu tak lagi menjadi tuan dalam diri
Jika engkau biarkan aku menjamunya

Jika tuan marahmu menahan hampa
Foniskanlah dia pada gerimis senja bukan untuk sekarang  juga
Tunggu hatimu di rombak kebahagiaan

Narang, 14 April 2020.

Oleh: Yuan Hadi Setiawan, Siswa SMAN 1 Satarmese-Narang.
Sekarang tinggal di Narang.
×
Berita Terbaru Update