-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Lonceng Kematian di Tengah Covid-19

Sabtu, 04 April 2020 | 12:49 WIB Last Updated 2020-04-04T05:49:31Z
Lonceng Kematian di Tengah Covid-19
Foto isitmewah

Menjadi orang miskin seringkali tidak punya pilihan. Jika sampai hari ini masih ada sebagian warga yang nekat berjuang mencari nafkah di tengah wabah Corona tidak usah dicibiri apalagi ditanya apa tidak takut kena Corona? 

Begini ya kawan... Bagi orang miskin sakit adalah lonceng kematian itu sendiri. Karena seringkali banyak dari mereka mati karena tak punya cukup uang untuk berobat. Jadi pertanyaan semacam itu sangat menyakitkan buat mereka. Di satu sisi mereka takut terkena virus, tetapi di sisi lain ada mulut dan perut lapar yang tidak bisa terus ditunda untuk diisi hari ini juga. Mereka adalah orang-orang pinggiran, para buru harian, tukang ojol, pembantu rumah tangga, tukang becak dan masih banyak lagi.

Ada banyak orang yang bekerja hari ini cukup untuk makan hari ini. Jika mereka dipaksa untuk terus di rumah, berapa lama mereka bisa bertahan? Berapa lama para suami mampu menahan hatinya mendengar keluh istri dan tangisan anak-anaknya?

Saya berharap ada solusi untuk mereka. Jika tidak boleh keluar rumah maka mereka layak mendapatkan kompensasi atau bantuan dari pemerintah. Jika tidak, akan lebih banyak orang yang mati bukan karena Covid 19 ini tetapi karena lapar. Maka sembari menunggu kebijaksanaan dari pemerintah, kita tetap melaksanakan saja sesuai kemampuan kita, tidak perlu menyamaratakan setiap orang karena kemampuannya jelas beda. Yang punya cukup tabungan silahkan kunci diri dan keluarga anda di rumah, jangan keluar rumah jika ingin aman. Yang terpaksa bekerja maka bekerjalah dan berdoalah, karena memang kehidupan ini seringkali tidak banyak memberikan pilihan, kuatkan ikhtiar dan doa kalian, jika kalian harus mati dalam keadaan berjuang demi keluarga, maka ketahuilah, kematian kalian tidak akan sia-sia. Ternyata lockdown itu tidak benar. Ujar pak Ujang tukang sapu jalan di kompleks Sektor 14.5 Nusa Loka-BSD.

Penulis: Jeremiaz Nd
×
Berita Terbaru Update