-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

AKU MILIK-MU SEMATA-MATA

Jumat, 01 Mei 2020 | 16:05 WIB Last Updated 2020-05-01T09:30:31Z
AKU MILIK-MU SEMATA-MATA
Ilustrasi: google

SENIMAN (Setetes Embun Iman Harian) 
Jumat, 1 Mei 2020

Seorang kudus Perancis St. Louis Marie Grignion de Montfort dalam buku mahakaryanya "The Truth Devotion of Mary" (Devosi Sejati kepada Maria) mengatakan demikian "Devosi yang sejati adalah devosi yang menghantar kita pada keserupaan dengan Yesus Kristus Sabda Allah yang telah menjadi manusia dan disalib. Tujuan akhir seluruh bakti kita adalah Kristus (Allah), jika bakti kita tidak tertuju kepada Allah berarti bakti kita itu menyesatkan... Dan devosi yang singkat, sederhana, mudah, aman dan sempurna untuk dapat sampai kepada Yesus dan menghantar kita mencapai keserupaan dengan-Nya tidak lain dari pada devosi kepada Maria...." 

Sahabat Maria yang sejati melalui pernyataan dan ungkapan iman ini saya mengajak Anda semua di bulan Mei, kita khususkan dan baktikan kepada Maria. Untuk itu jangan ragu-ragu, bimbang, dan takut untuk membaktikan seluruh diri kita kepada Allah melalui Maria. Sebab ketika kita membaktikan seluruh diri kita kepada Maria, Maria akan membaktikan seluruh diri kita kepada Putranya. Maria adalah cetak tuang Allah yang dengannya kita akan dibentuk menjadi serupa dengan Yesus Kristus Putra Allah. Mari kita nikmati hari-hari kita bersama Maria, Bunda Kristus dan Bunda kita umat beriman...Dialah ibu yang senantiasa menyertai dan mendoakan kita anak-anaknya, saudara-saudari Yesus Kristus Putranya. 

St. Yohanes Paulus II telah membuktikan pembaktian devosi kepada Maria yang diajarkan oleh St. Louis Marie Grignion de Montfort. Pengalaman spiritualnya dengan Maria lewat buku mahakarya seorang kudus dari perancis itu telah mewarnai masa kepausannya. Dia bahkan berani dan penuh iman memeteraikan TOTUS TUUS sebagai motto kepausannya.

Totus Tuus sungguh-sungguh mewarnai masa kepausannya hingga ia sungguh menjadi seorang kudus zaman ini. Dengan demikian menjadi kudus bukanlah sesuatu yang tidak mungkin untuk kita perjuangkan sejauh kita mau membaktikan seluruh hidup kita kepada Allah melalui Maria dan tentunya para kudus lainnya yang telah lebih dahulu menerima mahkota kekudusan.

Pagi ini saya mengundang Anda semua untuk menimba spiritualitas Maria dengan bersama-sama berdoa dan membaktikan seluruh diri kita kepada Allah "Aku milik-Mu semata-mata, dan segala milikku, ku persembahkan kepada-Mu, ya Yesus yang terkasih, melalui Maria, Ibu-Mu yang suci...
Mulai hari ini undangan bagi kita adalah mari berdoa rosario bersama keluarga. Rosario menjadi sarana bagi kita (keluarga) mencapai kekudusan (LG. 40). 

AD JESUM PER MARIA...

Oleh: Fr. Ignasius Wahyudi Paweling (Calon imam diosesan Keuskupan Agung Jakarta)
×
Berita Terbaru Update