-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Begini Tanggapan Khofifah Soal Mobil PCR yang Dipersoalkan Risma

Minggu, 31 Mei 2020 | 16:49 WIB Last Updated 2020-05-31T09:49:20Z
Begini Tanggapan Khofifah Soal Mobil PCR yang Dipersoalkan Risma
Gubernur Khofifah di Grahadi (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengangkat bicara terkait mobil PCR (Polymerase chain reaction) disabotase ke wilayah lain. Khofifah mengatakan banyak pasien di wilayah lain belum diswab, akhirnya meninggal dunia.  

Melihat situasi ini, mobil PCR dibawa tim Gugus Tugas COVID-19 ke Tulungagung dan Lamongan untuk men-swab warga (200 warga Lamongan dan tenaga kesehatan, serta  50 warga di Lamongan). Karena kenyataannya, banyak yang belum swab yang merupakan kategori PDP meninggal dunia di Tulungagung. 

"Data per-kab/kota di Tulungagung jangan kaget loh, 175 PDP di sana meninggal dunia sebelum diswab. Itu mengapa ketika pak Joni (Ketua Satgas Kuratif Penanganan COVID-19 Jatim) mendapatkan permintaan dari Tulungagung yang kemudian disetujui oleh beliau. Dokter Joni akhirnya mengambil keputusan mengirim mobil PCR ke Tulungagung karena, kedua tertinggi PDP-nya setelah Surabaya," jelas Khofifah, Sabtu (30/5/2020) malam.

Dilansir detik.com, Khofifah mengungkapkan kordinasi teknis ke Tulungagung agar persoalan pandemi ini dapat ditangani lebih efektif. Sedangkan di Lamongan, kata Khofifah, di daerah itu hanya memiliki alat tes berupa TCM (Tes Cepat Molekuler). TCM setiap harinya hanya bisa melakukan tes sebanyak 12 spesimen. (Societasnews/SFN)
×
Berita Terbaru Update