-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bupati Mabar, Posko Tetap Berlaku Normal

Jumat, 29 Mei 2020 | 22:10 WIB Last Updated 2020-05-29T15:10:55Z
Bupati Mabar, Posko Tetap Berlaku Normal
Drs.Aguatinus Ch.Dula, Bupati Manggarai Barat . Foto : Robert Perkasa. 

Bupati Manggarai Barat, Drs.Agustinus Ch. Dula menegaskan, posko-posko (chek point) yang tersebar di Kabupaten Manggarai Barat tetap diberlakukan secara normal.

Posko-posko itu, kata Bupati Gusti Dula, diberlakukan bukan untuk melarang orang atau kendaraan tidak boleh lewat.

Tapi sebaliknya, posko dijadikan sebagai tempat untuk mengawasi dan mengedukasi semua pengguna jalan agar mematuhi protokol covid-19. Misalnya selalu memakai masker, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak bagi para penumpang. Para sopir diedukasi agar membatasi kapasitas penumpang 50 % dari kondisi normal sebelum pandemi corona.

"Jangan sekali-kali melarang orang lewat, apalagi melarang kendaraan yang lewat", tegasnya.

Bupati Gusti Dula menegaskan hal itu, Kamis (18/5/2020) di ruangan kerjanya saat diminta tanggapannya terkait empat point penegasan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Victor Bungtilu Laiskodat saat menggelar video conference (vicon), Selasa (26/5/2020).

Dalam vikon itu, Gubernur NTT menegaskan, Pertama; semua jenjang pendidikan SD – SMA di seluruh NTT, tetap belajar dari rumah. KBM di Sekolah baru akan dimulai pada Juli 2020.

Kedua; Aktivitas Pemerintahan di NTT dibuka 15 Juni 2020. Sedangkan bagi daerah yang Zona Hijau dipersilakan beraktivitas tanpa harus menunggu 15 Juni 2020.

Ketiga; Semua daerah harus siap menerima kedatangan 5.000-an Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT yang akan masuk mulai minggu ini hingga pertengahan Juni 2020. Pemerintah daerah wajib mentuapkan lokasi/tempat untuk Karantina selama 14 hari.

Keempat; Daerah yang melakukan penutupan arus keluar dan masuk bagi orang dan barang, agar segera dibuka kembali. Tidak boleh lagi terjadi aksi pemblokiran di wilayah perbatasan. antar dua wilayah.

Menanggapi point pertama penegasan Gubernur NTT, Bupati Gusti Dula mengatakan, "Kita komit Kegiatan Belajar Mengajar tetap dilakukan dari rumah ke rumah, namun tetap mematuhi protokol covid-19", ujarnya.

Saat ini, kata Bupati, sekolah-sekolah, seperti SLTA sedang ujian semester. Ia meminta para Guru agar menggelar rapat tentang bagaimana strategi yang tepat melakukan KBM di rumah-rumah siswa seturut pedoman protokol covid-19.

Point kedua, Bupati Gusti Dula menjelaskan, bagi kabupaten yang masih zona hijau bisa dilakukan sebelum tanggal 15 Juni 2020. "Tetapi Kabupaten Manggarai Barat yang telah ditetapkan sebagai zona merah kita mulai berlakukan itu pada 15 Juni 2020", ujarnya.

Point ketiga terkait 5000 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dalam waktu dekat ini tiba di wilayah NTT, Bupati Gusti Dula menyatakan sangat siap menyambut kedatangan ribuan PMI tersebut, apalagi Kabupaten Mabar menjadi pintu gerbang. Karena itu, Pemkab Mabar harus lebih siap memperlakukan ribuan PMI dengan baik tetapi sambil mematuhi protokol kesehatan seperti melakukan screening, tracing, Rapid Test dan karantina, termasuk siap menanggung biaya.

"Kita siap menerima kedatangan mereka", tandasnya. Ia optimis ribuan PMI tersebut tentu saja menyebar di seluruh kabupaten se-NTT. Untuk itu perlu koordinasi lintas pemkab di daratan Flores-lembata agar menjemput di Labuan Bajo. *(FN1)

Sumber: Floreseditorial.com
×
Berita Terbaru Update