-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Doa Dari Pilipina Sebagai Cinta Kami Untuk Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2020 | 20:02 WIB Last Updated 2020-05-23T13:02:08Z
Doa Dari Pilipina Sebagai Cinta Kami Untuk Indonesia
Pater Tuan Kopong bersama para suster

“Jarak tak menjadi alasan untuk berhenti berbakti walau dalam untaian doa. Dalam untaian doa yang adalah gerak cinta kami, kedekatan bersamamu, berada di samping, di depan dan di belakanng setiap insan pertiwi terasa begitu dekat bagai berada dalam satu pelukan dan jamahan kasih” (bdk. Yoh 14:15-21).

Duka Indonesia adalah duka kita bersama. Berada di negeri lain tidak berarti cukup dengan mengeluh dan marah atas semakin bertambah dan meningkatnya jumplah pasien yang terpapar covid 19.
Berada di tanah rantau bukan berarti memisahkan semangat dan rasa gotong royong sebagai anak pertiwi. Berada di negeri seberang, nasionalisme tetap berkibaf untuk Indonesia. 


Kami sadar bahwa kami tak memiliki harta yang bisa kami berikan untuk Indonesia, membantu para dokter, perawat dan petugas medis lainnya serta membantu sesama warga anak pertiwi. Tidak cukup keras suara kami menitip pesan untukmu Indonesia. 
Namun kekurangan kami tidak membuat kami mundur untuk menunjukan bakti kami. Dari kekurangan lahirlah kekuatan untuk bergerak bersama demi Indonesia. Kekuatan kami adalah Cinta dan Cinta kami hanyalah doa. 

Kami meyakini bahwa doa kami dalam suara yang tak begitu keras, namun memiliki daya kekuatan menembus relung-relung jiwa di senatero Nusantara. Di antara hiruk pikuk politik dan bising hujatan saling mempersalahkan, dalam kesunyian bathin kami suarakan cinta kami dalam untaian doa rosario.
Untaian doa menjadi gerak cinta kami. Doa itu yang bisa kami berikan sebagai tanda cinta kami pada negri yang sedang berkabung duka. Doa adalah nafas cinta kami untuk menyegarkan harapan dan meneguhkan asa bagi anak-anak pertiwi.

Jarak tak menjadi alasan untuk berhenti berbakti walau dalam untaian doa. Dalam untaian doa yang adalah gerak cinta kami, kedekatan bersamamu, berada di samping, di depan dan di belakanng setiap insan pertiwi terasa begitu dekat bagai berada dalam satu pelukan dan jamahan kasih.

Untukmu semua yang telah mengorbankan segalanya, untukmu yang tak letih berjuang dan untukmu yang masih mengeluh dalam selaksa protes bahkan masih berbajusirahkan keegoisan; “Doa Dari Pilipina Sebagai Cinta Kami Untuk Indonesia”; kami persembahkan sebagai bakti dan cinta kami untukmu semua insan pertiwi.

Manila: 17-Mei-2020
Pater Tuan Kopong MSF
×
Berita Terbaru Update