-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ijinkan Aku Memelukmu dalam Sebuah Kata Maaf

Kamis, 11 Juni 2020 | 05:34 WIB Last Updated 2020-06-10T22:34:28Z
Ijinkan Aku Memelukmu dalam Sebuah Kata Maaf
Ijinkan Aku Memelukmu dalam Sebuah Kata Maaf - Pater Tuan Kopong, MSF

Meminta maaf bukanlah aib, pun pula bukan sebuah pujian. Meminta maaf bukan berarti sekedar mengalah untuk kebaikan atau sikap mengakui kelemahan. Meminta maaf adalah pertanggungjawaban iman saya.

Siap atau tidak siap, saya atau siapapun harus siap menerima konsekuensi dari setiap percapakan ataupun postingan serta komentar yang ada di dunia maya seperti facebook. Setiap pandangan mata selalu melihat dan membaca serta mengkritisi setiap apa yang kita posting. Bahwa kemudian ada pro dan kontra itu adalah sebuan dinamika yang mendewasakan dan menjadi pembelajaran untuk berubah.

Sayapun terus belajar dan berproses untuk hal ini. Namun sayapun memiliki kesadaran bahwa dalam dinamikan bersosialisasi di dunia maya ada kebenaran prinsipil yang tetap harus saya jaga dan saya bela bukan semata-mata karena saya sok tahu tetapi karena kebenaran itulah yang menuntun saya untuk semakin mengenal dan mencintai Allah yang saya imani.

Atas dasar iman dan cinta itulah, bukan sekedar mendinginkan suasana yang terjadi di dunia maya, tetapi lebih karena pengenalan dan cinta pada Allah yang menjadi dasar mencintai sesama maka dengan segala ketulusan dan kerendahan hati saya;

“PATER YOHANES KOPONG TUAN MSF MEMINTA MAAF ATAS SETIAP TULISAN DAN POSTINGAN YANG TERKESAN KERAS DAN MEMOJOKAN SERTA MELUKAI SIAPAPUN, DENGAN KETULUSAN HATI DAN ATAS NAMA KESATUAN KITA SEBAGAI SATU KELUARGA SEKALI LAGI SAYA MEMINTA MAAF”.

Engkau, kalian semua tetap saudara, saudari saya yang terus belajar dalam satu sekolah dan keluarga yang sama yaitu Gereja Katolik. Saya tidak mempersoalkan apapun komentar yang diberikan, tetapi kesadaran atas cinta dan kasih kepada Allah dan kepada sesama melebih diri sendiri (bdk. Luk 10:27) adalah bagian dari iman yang mempersatukan kita semua sebagai satu kawanan maka sekali lagi SAYA MEMINTA MAAF. 

Salam damai dalam Kristus dan tetap menjadi Garam dan Terang bagi dunia yang menuntun dan membimbing kita kepada iman dan pengenalan akan Allah yang lebih mendalam seraya terus melaksanakan kehendak-Nya yaitu mencintai semua sebagai saudara dan saudari dalam iman akan Kristus.

Mengakhiri semuanya ini, sekali lagi kukatakan kepadamu, kepada kalian semua Ijinkan aku memelukmu dengan MAAFku untukmu semua.

Manila: 10-Juni 2020
Pater Tuan Kopong MSF
×
Berita Terbaru Update