-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kebutuhan Batin (Pater Yoseph Pati Mudaj, MSF)

Selasa, 16 Juni 2020 | 19:06 WIB Last Updated 2020-06-16T12:06:06Z
Kebutuhan Batin (Pater Yoseph Pati Mudaj, MSF)
Kebutuhan Batin (Pater Yoseph Pati Mudaj, MSF)

Kita sering membiarkan atau memikirkan asumsi, praduga atau analisa terhadap suatu peristiwa yang menyiksa batin, sehingga tanpa sadar kita larut dalam pergumulan hebat. Jika asumsi, praduga atau analisa itu benar, lain kisahnya. Kerap yang terjadi adalah asumsi, praduga atau analisa itu ternyata tidak berdasar atau tidak sesuai dengan kenyataan. Bahkan lebih seru lagi, kita memaksa diri untuk mengaitkan satu peristiwa dengan peristiwa lain, berharap agar asumsi, praduga, analisa tadi benar atau berdasar. Padahal, kalau dipikir-pikir, apa untungnya?

Harus diakui, pergumulan batin akan asumsi, praduga, analisa yang tidak benar atau tidak berdasar itu melelahkan, melemahkan semangat, menguras energi atau memasung kita dalam rasa curiga yang berlebihan.

Nah, mengapa kita bergumul demikian hebat? Karena batin manusia membutuhkan informasi yang jujur atau obyektif. Begitu terjadi satu kebohongan akan muncul kebohongan lain. Jelaslah satu kebohongan menjauhkan rasa damai, aman dan nyaman yang dibutuhkan oleh batin, bahkan memunculkan trauma atau kehilangan kepercayaan.

Hubungan yang diwarnai oleh kebohongan yang satu demi kebohongan yang lain adalah hubungan yang beracun. Bisa jadi racun itu mematikan orang lain, bisa jadi pula racun itu mematikan diri sendiri. Siapapun ingin hidup damai, aman dan nyaman. Dan kebutuhan itu diperlukan batin. Maka, kejujuran dalam berkomunikasi dan berelasi adalah asupan bergizi bagi batin.

Pater Yoseph Pati Mudaj, MSF
×
Berita Terbaru Update