-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

MELALUI, DENGAN DAN DALAM MARIA

Selasa, 30 Juni 2020 | 11:58 WIB Last Updated 2020-06-30T04:58:54Z
MELALUI, DENGAN DAN DALAM MARIA
Fr. Yudi, Pr dan rekan sepanggilan

SENIMAN (Setets Embun Iman Harian)
Senin, Juni 2020
Edisi: Katekese Marial

Setiap kita, pasti dalam hidup beriman memiliki devosi atau bakti kepada orang-orang kudus, misalkan saja nama pelindung (baptis) kita masing-masing. Kita memilih mereka menjadi nama baptis kita sebagai nama pelindung karena kita ingin meneladani keutamaan-keutamaan mereka agar dengannya kita menjadi kudus. Meski setiap kita memiliki nama baptis dan praktik devosi terhadapnya (nama baptis kita), sosok Bunda Maria tidak dapat terlepas dalam hidup keberimanan dan devosi kita.

Saya, Anda, dan Kita pasti memiliki pengalaman kedekatan dengan sosok yang satu ini dalam kehidupan sehari-hari. Dengannya kita merasa tenang, aman, dan nyaman untuk bersembunyi di situ dan tanpa syarat kita menghilangkan diri di dalamnya. Dengannya kita bisa curahkan segala uneg-uneg kita, keluh kesah kita, beban-beban hidup kita dan harapan-harapan kita. Semuanya kepada dia kita persembahkan dan percayakan dengan keyakinan bahwa dia akan mempersembahkannya kepada Yesus Kristus Sang Putra. Maka dalam rahim yang perawan itu kita akan: Dibesarkan dengan susu rahmat dan kerahiman keibuannya. Kita akan dibebaskan dari ketidaktenangan, ketakutan, dan kepekaan yang berlebihan. Kita diamankan terhadap segala musuh kita, yakni roh jahat, dunia, dan dosa karena mereka belum pernah bisa masuk.

Maria mengatakan bahwa mereka yang bertindak  dalam dia tidak akan berdosa. Mereka yang secara rohani telah mendirikan tempat tinggalnya di dalam Perawan Suci tidak akan melakukan kejahatan yang besar (Sir. 24:30). Kita akan dibentuk dalam Yesus Kristus dan Yesus Kristus akan dibentuk di dalam kita karena rahimnya, seperti disebut oleh para Bapa Gereja, adalah ruangan misteri-misteri llahi, tempat Yesus Kristus dan semua orang terpilih dibentuk, "Seorang demi seorang dilahirkan di dalamnya..." (Mzm. 87:6). Mari kita rasakan, penyertaan Bunda Maria sebagai ibu dalam perjalanan hidup keluarga kita. Kita rasakan hangatnya sentuhan kasih Sang Putra melalui Bundanya Maria. Dan kita persembahkan keluarga kita ke dalam dekapan Bunda Ratu Segala Hati. Melalui, Dengan, dan Dalam Maria kita persembahkan hidup kita kepada Yesus Kristus Sahabat dan Saudara Sulung kita.

MARI KITA MENCEBURKAN SELURUH DIRI KITA KE DALAM LAUTAN  KASIH KERAHIMAN SANG BUNDA AGAR DENGANNYA KITA DIBENTUK DIDALAM RAHIMNYA UNTUK MENJADI SEMAKIN SERUPA DENGAN YESUS KRISTUS PUTRANYA.
JANGAN TAKUT UNTUK MEMULAI...
YAKINLAH BERSAMA SANG BUNDA KITA BISA
TOTUS TUUS ERGO SUM
BERKAH DHALEM

Oleh: Fr. Ignasius Wahyudi Paweling (Calon imam diosesan Keuskupan Agung Jakarta)
×
Berita Terbaru Update