-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Miliki Hati-Nya, Hati Yesus

Sabtu, 20 Juni 2020 | 13:21 WIB Last Updated 2020-06-20T06:21:57Z
Miliki Hati-Nya, Hati Yesus
Miliki Hati-Nya, Hati Yesus - Ilustrasi: google

SENIMAN (Setetes Embun Iman Harian) 
Jumat, 19 Juni 2020
Edisi: HR. Hati Kudus Yesus

Saudara-saudari seperjalanan yang terkasih...  Jika kita mengingat-ingat kembali perjalanan kita selama lima hari ini (Minggu-Jumat) berapa kali hati kita dipenuhi dengan Amarah?  Membenci?  Mengeluh-Memaki? Menggerutu-Mengumpat?  Tidak Jujur?  Mendendam? dengan orang-orang yang kita jumpai setiap hari atau bahkan yang tidak berjumpa sekalipun. Lalu perasaan apa yg dominan muncul menguasai diri kita?  Tindakan kongkret apa yang sekiranya dapat saya, Anda, dan Kita lakukan untuk menjadikan yang tidak baik menjadi baik bagi sesama dan berkenan kepada ALLAH? Selamat merenung dan menjawab di penghujung waktu hari ini. Saya, Anda, dan Kita diberi kebebasan untuk menggunakan HATI kita sebagaimana TUHAN kehendaki atas diri kita... Dan jika kita ingin mengukur sejauh mana HATI kita bertindak sebagaimana yang TUHAN kehendaki patokan atau ukurannya adalah HATI TUHAN YESUS sendiri. HATI DIA lah yang menjadi "SUMBER" dan "MUARA" seluruh perjalanan hidup kita sebagai seorang beriman.

Saudara-saudari seperjalanan yang terkasih,
Hari ini Gereja Universal merayakan Hari Raya Hati Kudus Yesus. Dalam perayaan ini,  Gereja hendak mewartakan kepada kita akan siapakah ALLAH bagi kita dan dalam kehidupan kita. EKSISTENSI ALLAH dihadirkan dalam pribadi YESUS KRISTUS yang dilambangkan dengan HATI KUDUSNYA. HATI yang penuh BELAS KASIH, KELEMAH LEMBUTAN dan PENUH KERAHIMAN. Injil hari ini dengan begitu indah meneguhkan kita pribadi-pribadi yang lemah dan mudah jatuh dalam dosa. Tuhan menghendaki kita untuk memiliki Hati-Nya. Meskipun tiap hari hati kita dipenuhi dengan kerapuhan manusiawi: mudah marah, jengkel, mendendam, iri, dengki, tidak jujur, mengeluh, mengumpat, menggosip dan lain sebagainya namun Tuhan tidak jemu-jemunya menerima dan memberi kesempatan kepada kita untuk memulai yang baru. Ia mengundang kita setiap hari dengan sapaan yang meneduhkan dan meneguhkan "Marilah datang kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.  Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab enaklah pikulan yang Kuletakkan atas bahumu dan ringanlah beban-Ku... " (Mat. 11:25-30).

Ketika kita mendengar Sabda-Nya ini siapakah yang tidak bahagia memiliki saudara Sulung yang penuh kasih ini. Maka jangan kita menunda-nunda untuk belajar dari pada-Nya.
Saudara-saudari seperjalanan yang terkasih dalam Tuhan, marilah kita syukuri setiap anugerah hidup yang Tuhan percayakan kepada kita. Kita syukuri dan maknai setiap peristiwa, kesempatan, dan pengalaman hidup bersama dengan orang-orang yang ada disekitar kita: KELUARGA, GEREJA, MASYARAKAT, BANGSA dan NEGARA dengan mendasari semua dengan KASIH. Karena mengasihi adalah PANGGILAN sekaligus IDENTITAS dan PERUTUSAN kita sebagai murid-murid YESUS KRISTUS. Kita belajar menghadirkan HATI YESUS ditengah-tengah sesama kita "... marilah kita saling menaruh cinta kasih,  sebab cinta kasih berasal dari Allah,  dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah.... Bukan kita yang telah mengasihi Allah,  tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Putra-Nya bagi pendamaian atas dosa-disa kita...ALLAH adalah KASIH,  dan barang siapa tetap berada di dalam KASIH,  ia tetap berada dalam ALLAH dan ALLAH dalam dia... " (1Yoh. 4:7-16). Oleh karena itu perlu kita ketahui dan yakini bahwa TUHAN, ALLAH kita, DIALAH ALLAH, ALLAH YANG SETIA,  yang memegang perjsnjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan berpegang pada perintah-Nya... (Ul. 7:6-11).

Saudara-saudari yang terkasih, hari ini TUHAN YESUS mengundang saya, Anda, dan Kita untuk belajar dari-Nya. Belajar untuk memiliki HATINYA yang mudah MENGASIHI dan MENGAMPUNI. Mari kita bersama-sama belajar dan berguru kepada-Nya. Darinya kita akan memperoleh kelegaan, kebahagiaan, dan sukacita dalam hidup. Jangan takut untuk memulai....Kita yakin dan percaya Tuhan ada dan bersama kita.

JIKA tiba-tiba kita MARAH, BENCI, MENGELUH dengan Istri, Suami, anak-anak, saudara, teman kantor, orang-orang disekitar kita dll: BERHENTILAH dan DOAKAN dalam hati "TUHAN YESUS JADIKAN HATIKU SELEMBUT HATIMU... "  Doakan dalam hati berkali-kali hingga hati saya, Anda, dan Kita merasa tenang, teduh, dan sukacita.

MARILAH KITA MILIKI HATINYA
SELAMAT MENCOBA BERKAH MELIMPAH
TOTUS TUUS ERGO SUM
BERKAH DHALEM

Oleh: Fr. Ignasius Wahyudi Paweling (Calon imam diosesan Keuskupan Agung Jakarta)
×
Berita Terbaru Update