-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Rumah adalah Tumpangan bagi Cinta dan Kesetiaanku

Selasa, 09 Juni 2020 | 22:34 WIB Last Updated 2020-06-09T15:34:22Z
Rumah adalah Tumpangan bagi Cinta dan Kesetiaanku
Rumah adalah Tumpangan bagi Cinta dan Kesetiaanku

“Rumah adalah tempat di mana hatiku selalu berada.” Di Soverdi Surabaya ini, nafasku berhembus segar, ragaku berteduh sejuk, pikiranku menjaring tenang, inspirasiku mengembara bijak dan syukurku mekar berseri.

Rumah Soverdi ini adalah, home yang tetap lengang dalam cintannya yang hangat, memeluk dengan pengertian yang dalam, tersenyum dengan tulus, meneguhkan dengan harapan yang indah, maafkan dengan penuh kasih.

Mencintai rumah ini, sama dengan membiarkan hidupku menjadi saluran untuk semua nilai bajik yang saya terima dari-Nya yakni, cinta, kehangatan, pengertian, memaafkan dan ketulusan.

Kepada siapa, saya akan menyalurkan semua nilai bajik ini? Tentu kepada mereka yang sedang membaca refleksi ini. Dan kepada mereka yang saya papasi dan jumpai dalam hidup dan pelayanan saya setiap hari.

Anda semua pun, pasti merasakan keutamaan dalam rumah Anda sendiri bukan? Yuk coba tenang sejenak dan rasakan denyut jantung rumah anda dalam dirimu.

Yang pasti, Anda dan saya yang punya rumah, bukan malaikat yang sempurna dalam segalanya dan semuanya. Tapi kita juga bukan setan yang jahat dan rusak dalam segalanya dan semuanya.

Kita adalah manusia yang tetap berjuang untuk hidup sebaik mungkin, paling tidak ada “sikap malaikat” dalam diri kita.

Sementara itu, kita tetap sadar bahwa karena godaan, dalam seketika juga saya bisa menjadi seperti setan yang membuat hidupku sendiri dan hidup orang lain menderita.

Yah....kita manusia adalah, perpaduan roh dan daging - yang punya potensi untuk menampilkan sisi hidup malaikat dan sisi hidup setan.

Maka perlu ada kesadaran untuk tetap kenal diri dengan ukuran-ukuran yang ada dalam sikap, karakter, pengetahuan dan wawasan, sehingga kita dapat menampilkan hidup secara baik dan bijaksana, kapan dan di mana saja kita berada. **

* Bengkel Nurani, ketika imajinasi berbisik di telingaku.

Oleh: Pater Fritz Meko, SVD
×
Berita Terbaru Update