-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Saat Semua Menjadi Satu

Selasa, 30 Juni 2020 | 10:29 WIB Last Updated 2020-06-30T03:31:58Z
Saat Semua Menjadi Satu
Saat Semua Menjadi Satu

Tidak hanya rasa lapar dan haus lahiriah yang dipuaskan, tetapi juga perhatian, kasih, kepekaan, rasa satu ikatan dan saling memiliki terbangun dalam makan bersama keluarga.

Makan bersama sebagai satu keluarga menjadi momen paling indah dan mungkin dirindukan oleh sebagian orang, lebih-lebih yang sudah terpisah dari anggota keluarga yang lain.

Kadang tidak mudah bagi beberapa keluarga untuk mendapatkan momen seperti itu karena kesibukan atau alasan lainnya. Ya, setiap keluarga punya ritme, suasana dan mood tersendiri. Tapi apapun alasannya, makan bersama adalah saat semua menjadi satu.

Orang asing mengatakan, 'The family that eats together stays together.' Diandaikan, sebelum dan sesudah makan ada doa bersama, 'The family that prays together stays together.'
Meski terlihat sederhana, makan bersama menegaskan arti keluarga sebagai kumpulan orang yang bukan hanya sekadar sama-sama hidup dalam satu rumah, melainkan yang hidup bersama dalam satu keluarga.

Dalam kebersamaan itu, tidak semata-mata terjadi interaksi lahiriah, melainkan juga komunikasi, kepekaan, perhatian, nasihat, cinta dan segala macam rasa terungkap.
Disitulah, semua anggota keluarga merasa senasib sepenanggungan. Jerih payah dan kerja keras masing-masing dinikmati bersama. Semuanya melebur dalam satu nuansa.

Keluarga menjadi tempat yang menyenangkan karena tidak ada lagi milikku, milikmu, miliknya. Semua adalah milik kita. Suka-duka, pahit-manis dirasakan bersama-sama.
Di meja makan, segala berkat Tuhan dinikmati dan semua rasa tercurah. Itulah yang membuat orang selalu punya kerinduan untuk makan bersama. Saat itu semua menjadi satu.

P. Yoseph Pati Mudaj, Msf
×
Berita Terbaru Update