-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Senyum dan Tangis, Itulah Realita Hidup

Kamis, 25 Juni 2020 | 09:49 WIB Last Updated 2020-06-25T02:49:41Z
Senyum dan Tangis, Itulah Realita Hidup
Senyum dan Tangis, Itulah Realita Hidup

Kadang kita tersenyum karena mengingat saat-saat kita menangis. Kadang pula kita menangis karena mengingat saat-saat kita tertawa dulu. Senyum dan tangis, itulah hidup.

Hari-hari yang telah kita lalui menjadi kenangan. Ada kenangan manis, ada pula kenangan pahit. Ada yang masih diingat, ada yang lupa-lupa ingat. Apapun itu, setiap kenangan selalu spesial dan bermakna.

Bisa jadi, ketika kita ingat kenangan pahit, diam-diam kita tersenyum. Kita tersenyum karena telah melewati peristiwa itu. Kita tersenyum karena selamat atau beruntung. Atau kita malah tertawa geli karena sikap atau tingkah kita yang kekanak-kanakan.

Bisa jadi pula, kita meneteskan air mata ketika mengingat kenangan yang manis. Saat itu adalah momen paling indah, berkesan dan membahagiakan dalam hidup.

Momen yang memberi kita pengalaman berharga, merasa dicintai, bisa tertawa bersama, momen yang menyegarkan jiwa. Selamanya momen ini terpatri dalam sanubari.

Kenangan itu telah berlalu, dan meninggalkan pelajaran penting. Tataplah harapan yang membentang di depan sana dan ukirlah cerita indah berikutnya sebagai warisan.
Senyum dan tangis, itulah realita hidup.

Oleh: P. Yoseph Pati Mudaj, Msf
×
Berita Terbaru Update