-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Tubuh dan Darah-Nya Memersatukan dan Menghidupkan

Selasa, 16 Juni 2020 | 10:19 WIB Last Updated 2020-06-16T03:22:27Z
Tubuh dan Darah-Nya Memersatukan dan Menghidupkan
Tubuh dan Darah-Nya Memersatukan dan Menghidupkan - Ilustrasi: google

SENIMAN (Setetes Embun Iman Harian) 
Minggu, 14 Juni 2020
Edisi: Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus

Saudara dan saudari yang terkasih dalam Tuhan, hampir 1,5 bulan saya tinggal di Seminari St. Yohanes Paulus II Keuskupan Agung Jakarta bersama 2 frater dan 2 imam. Sedang teman-teman frater yang lain tinggal di Seminari yang satunya. Rutinitas harian kami sedikit berbeda dari hari-hari sebelum pandemik Covid-19 baik kegiatan pribadi maupun kegiatan bersama.  Namun yang pasti bahwa kegiatan pribadi lebih banyak dibandingkan dengan kegiatan bersama. Hal ini bukan berarti kami sedang bermusuhan atau tidak akur heeee heeee. Tentu bukan.... Hal ini dikarenakan Covid-19 yang mewajibkan atau mengharuskan kami seperti ini. Mengenakan masker, cuci tangan, dan tetap menjaga jarak... 

Beberapa hal tersebut merupakan cara-cara sederhana bagi kita untuk bersama-sama memutus rantai pandemik Covid-19 yg mewabah ini. Dari berbagai kegiatan harian yang kami jalani sampai saat ini ada satu kegiatan yang tidak boleh dilupakan apalagi dihilangkan. Sarapan pagi, makan siang atau malam boleh dilupakan atau ditunda. Mandi boleh diundur, mengerjakan paper boleh dipending, menyiram tanaman atau memberi makan hewan piaraan boleh ditunda namun MERAYAKAN EKARISTI tidak boleh ditunda, dicancel, apalagi dihilangkan dalam hidup ini. Sesibuk apapun kegiatan di kominitas, EKARISTI tetap menjadi pusat dan sumber segalanya. Saya mengimani bahwa setiap merayakan Ekaristi dan menyambut-Nya disitulah saat mengenang dan merayakan CINTA KASIH ALLAH (YESUS KRISTUS)  yang tidak pernah hilang atau habis. Melaluinya TUHAN mau menyatakan dan meyakinkan saya, Anda, dan Kita bahwa IA selalu beserta kita. IA tidak menghendaki kita lepas dan menghilang dari CINTA KASIH-NYA. Terlepas dari sikon saat ini, pandemic Covid-19. Artinya TUBUH dan DARAH KRISTUS tidak bisa tergantikan oleh yang daring atau virtual. Namun yang virtual-daring itu membantu kita untuk semakin memumupuk rasa CINTA dan RINDU kita kepada TUHAN yang hadir secara nyata dalam rupa TUBUH dan DARAH-NYA. 

Saudara dan saudari seperjalanan yang terkasih dalam Tuhan, hari ini Gereja semesta merayakan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus.  Saya yakin bahwa saya, Anda, dan Kita MERINDUKAN EKARISTI bukan? Kita rindu untuk dapat menyambut dan menerima kembali Tubuh dan Darah-Nya. Menyambut dan menerima Yesus Kristus yang hadir dalam dan melalui Ekaristi  Kudus. Kita rindu untuk bersatu dengan-Nya. Sebab kebersatuan dengan-Nya menjadikan hidup kita berarti dan bermakna.  Yesus bersabda "Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darahKu, ia mempunyai hidup yang kekal, dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. Sebab daging-Ku benar-benar makanan dan darahKu benar-benar minuman. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darahKu, ia tinggal dalam Aku dan Aku dalam dia... " (Yoh. Yoh.6:56). 

Saudara dan saudari seperjalanan yang terkasih, maka jika kita kehilangan itu (Ekaristi) sama halnya dengan kita kehilangan cinta kasih Allah yang telah berkenan hadir dengan cara-Nya yang agung. Ketika kita menghilangkannya dalam hidup keberimanan kita, itu sama halnya kita kehilangan ke bersatuan dengan Tuhan dan dengan sesama. Sebab esensi dari Ekaristi atau menyambut Tubuh dan Darah-Nya adalah COMMUNIO (Persekutuan/Mempersatukan). Hal ini ditegaskan dengan begitu indah oleh Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus "Piala syukur yang kita syukuri dan roti yang kita bagi-bagikan merupakan persekutuan dengan Kristus..." (bdk. 1Kor. 10:16-17). Sungguh kita imani bahwa Yesus Kristus adalah mana yang telah dari Surga (bdk.Ul 8:2-3.14-16) yang mempersatukan dan memberi hidup kekal kepada mereka yang menerima-Nya. 

Saudara dan saudari seperjalanan yang terkasih, saya sadari bahwa hidup saya diubah dan berubah salah satunya karena berkat menyambut dan menerima Tubuh dan Darah Kristus setiap merayakan Ekaristi. Terlebih sebagai calon imam.... Maka pada perayaan iman ini, mari kita saling berdoa memohon rahmat untuk setia pada iman kita sembari berdoa mohon Tuhan agar wabah virus Corona-19 segera berakhir sehingga kita dapat kembali merayakan Ekaristi, menyambut Tubuh dan Darah-Nya. Mari kita hormati dan hargai misteri agung ini yang telah Tuhan Yesus sendiri wariskan kepada para Rasul dan para Rasul melestarikan melanjutkannya kepada Gereja melalui para penggantinya, Uskup dan para imam. Selain itu, mari kita doakan bagi para IMAM agar setia pada panggilan dan dalam menghadirkan Kristus dalam Ekaristi berkat rahmat imamat yg telah Tuhan anugerahkan kepada mereka. Kita doakan juga para calon imam untuk juga setia dan tekun dalam perjalanan panggilan yang kelak akan melanjutkan karya keselamatan Allah bagi manusia, dunia dan alam semesta. Di masa pandemic Covid-19 ini kita mohonkan RAHMAT KERINDUAN untuk dapat MENYAMBUT dan MENERIMA KRISTUS dalam rupa TUBUH dan DARAHNYA (Realis Presentia)..... 

MARI KIRA MERINDUKANNYA
TIDAK PERLU TAKUT TAPI YAKINLAH
TOTUS TUUS ERGO SUM
BERKAH DHALEM
×
Berita Terbaru Update