-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Andalkan Tuhan dalam Segalanya, Begini Caranya

Kamis, 09 Juli 2020 | 09:52 WIB Last Updated 2020-07-09T02:52:25Z
Andalkan Tuhan dalam Segalanya, Begini Caranya
Andalkan Tuhan dalam Segalanya, Begini Caranya

SENIMAN (Setetes Embun Iman Harian) 
Rabu, 8 Juli 2020
Edisi: Perutusan

Sahabat-sahabat SENIMAN yang terkasih,
Hari ini kita mendengarkan pewartaan Sabda Tuhan tentang Yesus yang mengutus keduabelas murid mewartakan Kerajaan Surga.  Sebelum para murid menjalani perutusan, mereka telah lebih dahulu mendapatkan pembekalan dari Sang Guru. Pembekalan disini tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan tetapi lebih dari itu yaitu pemberian kuasa. Kuasa yang berasal dari Allah untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. Hal ini mau mengatakan bahwa Allahlah yang memampukan mereka dalam menjalani karya perutusan. Dengan anugerah kuasa dari Allah berarti mereka bukan bekerja dengan mengandalkan kekuatan manusiawi mereka akan tetapi mereka mengandalkan kekuatan Allah. Dengan kuasa ini kedua belas murid diutus ditengah situasi dan kondisi yang tidak mudah.

Mereka diutus kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. Mereka diutus untuk menjadikan segala sesuatu menjadi indah dan baik adanya. Mereka diutus untuk membebaskan sesama dari segala bentuk keterbelengguan dan ketidak bebasan. Mereka diutus untuk mengembalikan manusia yang tercerai berai untuk bersatu kembali dengan kasih Allah.   Mereka semua diutus untuk "memberitakan Kerajaan Sorga: menyembuhkan orang sakit, membangkitkan orang mati, mentahirkan orang kusta, dan mengusir setan-setan..." (Mat.10:1-11). Inilah panggilan dan perutusan sebagai murid-murid Kristus Yesus.

Saudara dan saudari seperjalanan yang terkasih, saya, Anda, dan Kita yang telah menerima rahmat pembaptisan juga dipanggil dan diutus seperti kedua belas murid. Kita dipanggil untuk melanjutkan karya Yesus yang telah diwariskan kepada para Rasul dan para Rasul kepada Gereja-Nya yaitu kepada kita semua. Melalui rahmat pembaptisan kita bertanggung jawab atas iman kepercayaan kita. Kita mengambil bagian dalam karya misi Yesus di dunia ini yaitu menghadirkan Kerajaan Sorga. Inilah tugas dan tanggung jawab kita yang tidak mudah namun demikian kita tidak perlu cemas dan takut.

Yesus telah memberikan kuasa kepada kita untuk menjalankan karya misi-Nya. Ketika kita yakin bahwa Tuhan menganugerahkan dan mencurahkan kuasa-Nya atas kita maka kita semua akan di mampukan untuk menjalani perutusan tersebut. Roh Kudus yang kita terima dari Yesus Kristus, Dialah yang akan memampukan kita mengubah wajah dunia menjadi wajah Kristus. Menjadikan dunia penuh dengan keadilan, kesejahteraan dan damai.

Satu yang dikehendaki oleh Tuhan atas kita yaitu Mengandalkan Dia dalam segala sesuatu. DIA saja cukup, sedangkan yang lainnya akan dicukupkan. Ia sendiri bersabda "Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu. Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, jangan kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.... (ayat 9-10). MENGANDALAKAN PENYELENGGARAAN ILAHI itulah yang TUHAN harapkan bahkan tuntut dari kita dalam menjalani perutusan. ANDALKAN TUHAN DALAM SEGALA adalah KUNCI PANGGILAN DAN PERUTUSAN.

Saudara dan saudari seperjalanan yang terkasih, tidak dapat kita pungkiri bahwa dalam realitas ini kita dihadapkan dengan berbagai macam tantangan, rintangan dan kesulitan baik ditengah kehidupan berumah tangga, menggereja, bermasyarakat dan bernegara. Meski demikian kita dipanggil untuk menjadi pembawa  sukacita Injili. Menjadi pribadi-pribadi yang mampu menghadirkan Kerajaan Sorga yaitu menghadirkan Allah dalam kehidupan nyata ini. Pikiran, perkataan, dan perbuatan kita akan menjadi daya yang mampu mengubah lingkungan sekitar kita menjadi lebih baik ketika kita menempatkan Tuhan dan menjadikan Tuhan satu-satunya tujuan hidup ini. Oleh karena itu marilah kita mohon rahmat kerendahan hati agar dalam setiap kesempatan senantiasa mengandalkan Tuhan dan bukan mengandalkan kekuatan diri sendiri. Entah sebagai orangtua, suami/kepala rumah tangga,  sebagai istri/ibu rumah tangga anak, siswa ataupun mahasiswa. Sebagai pekerja, entah sebagai imam, biarawan-biarawati dan apapun bentuk pilihan serta status kita. Semua kita dipanggil pada panggilan dan perutusan yang sama yaitu Kerajaan Sorga. Mengandalkan Tuhan itulah pegangan perutusan dan tanggung jawab kita sebagai pribadi khususnya sebagai orang kristiani. Untuk itu marilah kita syukuri panggilan dan perutusan kita sebagai murid-murid Kristus.
Jangan takut untuk memulai...

Kita lakukan pelan-pelan sembari menaruh rasa percaya kepada Tuhan yang memanggil dan mengutus kita. Yakinlah bersama Tuhan kita bisa. Totus Tuus

Oleh: Fr. Yudi, Pr
×
Berita Terbaru Update