-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kenapa Kepercayaan itu Mahal dalam Relasi-Komunikasi?

Kamis, 09 Juli 2020 | 12:37 WIB Last Updated 2020-07-09T05:37:02Z
Kenapa Kepercayaan itu Mahal dalam Relasi-Komunikasi?
Kenapa Kepercayaan itu Mahal dalam Relasi-Komunikasi? - Ilustrasi: google

Dalam sebuah hubungan, kepercayaan adalah fondasi yang menentukan kokohnya relasi tersebut. Kepercayaan menjadi nilai yang berharga mahal, tak bernominal.

Kadar kepercayaan pun berbeda-beda tergantung pada jenis dan pola relasi yang dibangun, komitmen yang dibuat atau tujuan yang ingin dicapai. Apapun itu, kepercayaan bernilai mahal.

Kepercayaan itu mahal karena dibaliknya terdapat pemberian hati, penyerahan diri, penghargaan dan keyakinan dari pemberi. Ada ruang yang dibuka kepada orang lain.

Kepercayaan itu mahal karena menyangkut pertaruhan dan pertarungan kualitas hidup, kredibilitas, kesetiaan pada komitmen, dedikasi, reputasi, harga diri. Selalu ada resiko dari sebuah kepercayaan.
Begitu mahalnya, kepercayaan menuntut tebusan baik dari pemberi maupun penerima. Hidup, harapan, jabatan, kuasa, masa depan bahkan nyawa kadang menjadi tebusan.

Begitu mahalnya pula, tidak mudah memberi kepercayaan, apalagi bila pernah dikhianati. Memberi kepercayaan berarti memasuki area beresiko yakni sakit, pengkhianatan, kekecewaan atau kehilangan sesuatu.

Maka mungkin tidak berlebihan jika memutuskan untuk ‘menghukum’ dia yang telah menyalahgunakan atau mengkhianati kepercayaan berkali-kali, agar sadar bahwa kepercayaan bukan barang murahan.

Karena ketika kepercayaan hilang, runtuhlah bangunan relasi atau tenun kebersamaan yang telah dirajut. Padahal perlu waktu lama untuk membangun kepercayaan.

Hanya maaf, pengampunan, tekad atau malah berharap ada mukjizat untuk bisa mengembalikan kepercayaan yang hilang, meski tak seutuh semula lagi.

P. Yoseph Pati Mudaj, Msf
×
Berita Terbaru Update