-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

MENJADI PRIBADI YANG LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI, SIAPA TAKUT

Senin, 06 Juli 2020 | 12:36 WIB Last Updated 2020-07-06T05:36:31Z
MENJADI PRIBADI YANG LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI, SIAPA TAKUT
Fr. Yudy dan teman sepangilan

SENIMAN (Setetes Embun Iman Harian) 
Minggu, 5 Juli 2020
Edisi: Kelemah lembutan dan Kerendahan Hati Allah

Sahabat-sahabat SENIMAN yan terkasih dan dikasihi Allah,
Ketika saya merenungkan bacaan-bacaan suci hari ini saya tiba-tiba bertanya di dalam hati "siapa sih diantara kita yang tidak senang dan kagum melihat seseorang yang lemah lembut dan rendah hati? " Rasa nyaman, tenang, dan bahagia-sukacita yang tak terkatakan akan muncul dengan sendirinya.

Kita mengalamiadan merasakan hal itu seakan-akan kita tidak ingin melepasnya, tidak mau jauh darinya dan ingin selalu ada dekat dengannya. Dan satu harapan yang sellau diminta adalah selalu ingin terus bersamanya sampai akhir. Karena satu keyakinan bahwa bersama dengan dia kita dapat berubah dan bertumbuh menjadi pribadi yang baik.....

Demikianlah yang kita rasakan dalam kehidupan beriman kita. Kita jatuh hati pada pribadi yang istimewa. Dia menjadi model pribadi yang lemah lembut dan rendah hati. Kelemah lembutan dan kerendahan hatinya mampu mengubah segalanya menjadi berahmat. Menjadikan kita pribadi yang berharga di mata Allah dan sesama. menjadi pribadi yang dicintai dan dikasihi secara utuh, tulus murni. Pribadi yang saya maksudkan adalah YESUS KRISTUS, Guru, Sahabat, dan Saudara Sulung kita.

Saudara dan saudari seperjalanan yang terkasih;
Hari ini Yesus kembali menyapa dan memanggil kita yang lelah dan letih memikul beban berat kehidupan "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Ku-pasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan... " (Mat.11:25-30). "Marilah kepada-Ku......" sapaan yang meneguhkan... Meneguhkan karena kita diterima apa adanya. DIA tahu apa yang sedang kita alami dan yang kita butuhkan saat ini. Dngalami kelemahan dan keletihan memikul beban hidup justru DIA hadir dan merangkul kita. Bahkan ia memanggil, mengajari, dan mendidik kita menjadi sama seperti dirinya. Menjadi pribadi yang lemah lembut dan rendah hati. Lemah lembut dan rendah hati dalam perkataan dan perbuatan. Lemah lembut dan rendah hati dalam mendengarkan. Lemah lembut dan rendah hati dalam memperlakukan sesamanya. Lemah lembut dan rendah hati dalam mencintai dan mengasihi. Keyakinan bahwa ketika kelemah lembutan dan kerendahan hati menjadi milik kita maka disitulah rahasia kasih Allah dinyatakan-dibukakan. Yesus Kristus itulah pribadi yang telah menyingkapkan rahasia Allah. Yang tersembunyi telah dinyatakan kepada kita melalui hidup, sengsara, dan wafat-Nya untuk kita. Dialah pribadi yang lemah lembut dan rendah hati yang akan memeberikan keDAMAI-an kepada kita (bdk. Za.9:9-100.

Suadara dan saudari yang terkasih dalam Tuhan, kita menyadari bahwa dalam perjalanan hidup ini sering kali kita jumpai atau bahkan kita mengalami sendiri  tindakan 'kekerasan' terjadi dalam kehidupan rumah tangga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kekerasan baik dalam kata-kata maupun tindakan  yang berdampak pada kekurang harmonisan atau retaknya jalinan relasi yang telah dibangun. Jika kita mengalami sendiri, sekiranya sapaan dan undangan Yesus hari ini menghantar dan membawa kita kembali kepada jalan yang Tuhan kehendaki. Yaitu JALAN KELAMAH LEMBUTAN DAN KERENDAHAN HATI. Untuk itu marilah kita mohon rahmat kelemah lembutan dan kerendahan hati. Kita belajar dari pribadi Yesus bagaimana menghidupi kelemah lembutan dan kerendahan hati dalam menyapa dan memperlakukan sesama. Menerima, merangkul, dan memaafkan. Bagaimana melihat sesama secara positif dan menempatkan sesama sebagai pribadi yang berharga yang pantas dicintai-dikasihi. Semuanya ini hanya mungkin kalau kita memiliki Roh Kristus. sebab ketika kita memiliki Roh Kristus kita adalah milik Kristus. Demikian pun sebaliknya jika kita tidak memiliki Roh Kristus, kita bukanlah milik Kristus karena kita menuruti keinginan daging dan bukan keinginan roh.... (bdk. Rm. 8:9,11-13).

Saudara dan saudari seperjalanan yang terkasih dalam Tuhan...Sepanjang hidup ini Tuhan yang adalah Guru, Sahabat, Saudara Sulung kita memanggil dan menghendaki kita menjadi pribadi-pribadi yang LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI. menjadi 'agen-agen" kelemah lembutan dan kerendahan hati ditengah keluarga, gereja, masyarakat, bangsa dan bernegara. Kita yakin ketika kita mampu menjadi saksi kelemah lembutan dan kerendahan hati dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan maka SUKACITA DAN DAMI" akan kita alami dalam hidup ini.

SELAMAT MERAYAKAN HARI MINGGU BERSAMA KELUARGA...
JANGAN TAKUT UNTUK MEMULAI....
MARILAH KITA PERJUANGKAN KELEMAH LEMBUTAN DAN KERENDAHAN HATI DALAM HIDUP INI.....
MESKI TIDAK MUDAH NAMUN KITA PERSEMBAHKAN DAN TARUH SEMUA HARAPAN ITU KEPADA ALLAH.
KITA YAKIN DAN PERCAYA BERSAMA ALLAH KITA BISA

TOTUS TUUS ERGO SUM
BERKAH DHALEM

Oleh: Frater Yudy, Pr
×
Berita Terbaru Update