-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Daun Palma: Dari Kemuliaan Menuju Kerendahan Hati

Senin, 29 Maret 2021 | 07:38 WIB Last Updated 2021-03-29T00:40:38Z
Hari Minggu yang lalu, setelah misa di stasi saya bertemu dengan seorang umat dan menyampaikan kepadanya bahwa mulai hari Senin (22 Maret) hingga hari Minggu Paskah (4 April) dilaksanakan misa tanpa umat. 

Umat itu kemudian bertanya kepada saya; “apakah kami boleh mengikuti misa walau hanya dari luar gereja.?

Saya menjawab; “Tidak bisa, saatnya kita maknai Perayaan Ekaristi sebagai Perayaan Syukur menuju Perayaan Kerendahan Hati.” Nilai dasarnya adalah pengorbanan.

Pujian, syukur dan kemenangan pada akhirnya membawa kita semua pada kerendahan hati untuk menghadirkan kedamaian dan keselamatan bagi semua orang sebagaimana yang telah dilakukan oleh Tuhan kita Yesus Kristus.

Elukan dan pujian yang diterima oleh Yesus ketika memasuki kota Yerusalem, tidak membuat Yesus menjadi orang yang tinggi hati dan sombong, melainkan Ia menunjukan kepada kita semua bahwa segala hormat dan pujian harus melahirkan kerendahan hati.

Yesus menunjukan kepada kita semua bahwa jalan menuju kemulian adalah JALAN SALIB. Jalan yang harus diterima dan dilaksanakan-Nya karena hanya dengan jalan salib, Allah dimuliakan dan keselamatan umat manusia terlaksana (bdk. Mrk 15:1-30).

Mengimani Yesus artinya mewartakan dan melaksanakan apa yang diajar dan diteladankan oleh Yesus. Yang diteladankan oleh Yesus salah satunya adalah kerendahan hatiNya (bdk. Flp 2:6-11).

Maka sebagai pengikut Kristus sudah sejatinya kita juga mengikuti Jalan Kristus yaitu Jalan Salib. Pengikut artinya mengikuti apa yang diajarkan dan dilakukan oleh sang Guru.

Dalam situasi pandemi covid 19 ini kita sejatinya sedang memasuki Yerusalem bersama Kristus. Saat kita memasuki Yerusalem, kita sejatinya sadar bahwa bukan lagi kehendak, kesenangan dan keegoisan pribadi yang kita munculkan melainkan kerendahan hati untuk menerima dan memikul Salib pandemi covid 19 ini secara bersama-sama mulai dari diri kita sendiri.

Kerendahan hati kita untuk memakukan keegoisan dan menyalibkan kesombongan pribadi menjadi sebuah Jalan Salib yang membawa kemenangan, kedamaian dan keselamatan bersama. Kemuliaan Salib hendaknya kita maknai dalam semangat kerendahan hati dan ketaatan iman seperti yang diteladankan oleh Sang Guru, Tuhan kita Yesus Kristus. 

Manila: 28 Maret 2021 (Minggu Palma)
RP. Tuan Kopong MSF
×
Berita Terbaru Update