-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

DUKA SETELAH MENDERITA SAKIT

Minggu, 21 Maret 2021 | 15:31 WIB Last Updated 2021-03-21T08:31:59Z
[…mendapatkan kembali kepercayaan diri setelah kehilangan karier, mobilitas, dan kemandirian akibat jatuh sakit yang serius bukanlah usaha yang gampang…]

Kata duka telah dipahami semata-mata sebagai reaksi terhadap kematian. Namun pemahaman sempit itu gagal mencakup rentang pengalaman manusia yang menciptakan dan memicu kesedihan.  

Duka setelah mengalami sakit adalah satu dari jenis kesedihan yang kita alami yang tidak ada hubungannya dengan kematian. Sakit menyekap siapa saja dan tentu saja sering kali disertai dengan berbagai kerugian. Dan kesedihan adalah respon yang wajar. 

Di saat menuju pemulihan dan mungkin sudah ada rekomendasi dari dokter 'segera akan sembuh'  jelas itu menggembirakan. Namun tak sedikit dari kita yang sudah ditunggu oleh ruang duka berikutnya berupa rasa marah, kecewa, sedih karena banyaknya utang, shock karena mendapati situasi keluaraga yang berantakan, ditinggal pergi oleh istri, suami atau sahabat terdekat serta pengalaman seperti penyangkalan dan kesepian. 

Ya, untuk mendapatkan kembali kepercayaan diri setelah kehilangan karier, mobilitas, dan kemandirian akibat jatuh sakit yang serius bukanlah usaha yang gampang. 
Bisa timbul disorientasi yang dalam.  

Ketika peristiwa kehidupan melanggar harapan kita, tak mungkin tidak seseorang dapat mengalami rasa duka dan ketidakadilan yang dalam. Matinya kesejahteraan fisik, emosional, dan mental. Menderita karena kehilangan identitas, rasa aman yang hilang, mimpi yang hilang, harapan yang hilang, otonomi yang hilang, dan lain-lain. Luar biasa bagi yang berhasil melewatinya. Tuhan memberkatimu

Garsa Bambang  MSF
×
Berita Terbaru Update