-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Nusa Tenggara Timur Menuju Cahaya (Refleksi Kritis Perayaan HUT NTT LXII ‘62’)

Jumat, 19 Maret 2021 | 19:56 WIB Last Updated 2021-03-19T12:59:31Z
Oleh: Jondry Siki, CMF
(Misionaris Claretian Menjalankan Tahun Oreintasi Pastoral di Novisiat Claretian Benlutu TTS )

Nusa Tenggara Timur memasuki usia 62 tahun pada 20 Desember 2020. Adalah satu perayaan kenangan untuk terus meremajakan NTT dari masa ke masa.  Cahaya pembangunan telah terbit di Timur. Fajar cerah telah menyingsing di tenggara Indonesia. Di sana ada Nusa Tenggara Timur. Salah satu provinsi kepulauan di Indonesia sedang bergerak meraih cahaya. Nusa Tenggara Timur adalah gugusan kepulauan yang berada di Tenggara Indonesia dengan ibukota provinsi di Kota Kupang.  Provinsi dengan beragam etnis, budaya dan bahasa ini sungguh terkenal dengan khazana budaya yang tidak dapat dijumpai di Provinsi lain. Pesona alam yang memukau hati, memukat Jokowi untuk terus bertandang sembari membenahi provinsi dengan peringkat III termiskin Indonesia.
Saat ini, NTT menjadi destinasi wisata yang paling dicari. Labuan Bajo sedang dalam proses pembangunan berstandar internasional sebab mahkota wisata NTT adalah Pulau Komodo dengan spesies reptil purba yang masih bertahan di muka bumi dan satu-satunya di dunia. Istana pusaka budaya NTT terus harum mewangi dengan deretan pepohonan cendana berkualitas dunia yang tercium hingga Israel dan telah didatangi China ribuan tahun lalu.

Jokowi ‘ Ama Alekot’ Pembuka Cahaya di NTT

Presiden Jokowi adalah presiden Indonesia VII yang berkunjung berkali-kali ke NTT. Dalam kampaye jelang PILPRES 2019 di Lapangan Sitarda Kota Kupang beliau melemparkan pertanyaan terkait berapa kali ia ke NTT. Sejauh ini Presiden telah sembilan kali berkunjung ke NTT, delapan kali sebelum Covid 19 dan satu kali saat pandemi di Labuan Bajo. Bagi masyarakat NTT, Jokowi adalah ‘Ama Alekot’ yang senantiasa berbaik hati kepada masyarakat NTT.
Bukti kecintaan Jokowi kepada NTT sudah terlihat jelas di pelupuk mata yakni tujuh bendungan besar, dan lima PLBN, salah satunya akan dibangun dalam tahun ini di Napan TTU. Selain itu Jokowi juga sedang mengerahkan kekuatan untuk menata Kota Labuan Bajo sebagai kota Wisata alam yang memukau dengan spesies komodo satu-satunya di muka bumi. Dengan demikian sudah sangat jelas bahwa Jokowi adalah Ama Alekot ( Dawan: Bapa Yang Baik).

NTT Menyimpan Misteri Pesona Alam dan Budaya

Nusa Tenggara Timur menyimpan sejuta pesona alam yang tiada tara. Pulau Komodo, merupakan wisata alam yang sangat langkah dan telah memikat hati jutaan turis luar dan dalam negeri. Pesona alam yang indah membuat nama NTT semakin harum mewangi. Danau Kelimutu dengan tiga warna satu-satunya di dunia yang sangat dibanggakan oleh masyarakat Ende pada khususnya dan NTT pada umumnya. Tradisi berburu ikan paus di Lamalera, Lembata  menjadi yang terunik dan satu-satunya di dunia. Wangi pohon cendana yang menembus garis khatolistiwa membuat nama NTT wangi sejak jaman dahulu. Bahkan nama NTT telah tercatat dalam  kronik Cina abad 14 oleh Wang Da Yuan denga judul ‘ Daoyi Chi Lue  pada 1350 bahwa di Timor tidak tumbuhan lai selain cendana.
Selain pesona alam dan budaya, NTT juga mempunyai kemanisan gula sabu yang telah membuat masyarakatnya ‘manis’, di Alor terdapat buah kenari dan di Flores Timur terdapat jangung titi serta Timor jagung bose yang sangat lezat. Selain itu, NTT menjadi lumbung kelor terbaik nasional dan telah diincar oleh dunia internasional. Salah satu gerbrakan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat sangat beralasan dengan tujuan menjadikan NTT cerdas dengan komiditi kelor.

Nusa Terindah Toleransi

Nusa Tenggara Timur adalah salah satu provinsi dengan presentase kekristenan mencapai 91,51% (52, 48% Katolik dan 39,08% Protestan). Presentase ini membuat NTT menempati posisi pertama sebagai provinsi toleransi terbaik nasional. Adalah satu kebanggaan yang patut diapresiasi untuk mengenang HUT NTT 62. Memang ada banyak kekurangan di sana dan sini, namun kita harus memberi ruang apresiasi agar NTT terus bertumbuh menuju cahaya. Sebagai Nusa Toleransi Terbaik, NTT menjadi provinsi berbudaya dengan baragam etnik, suku, bahasa dan motif kain adat.
Keberagaman ini telah membuat NTT harus dan mampu hidup berdampingan dengan baik sehingga predikat Nusa Terbaik Toleransi memperoleh makna. Orang-orang NTT adalah orang-orang yang sedang berbulan madu bersama Jokowi di mana pembangunan di NTT telah mencapai taraf maksimum jika dibandingkan dengan wilayah lain di Indonesia. Bahkan pada saat ini di era Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi perbaikan jalan provinsi telah mencapai  2.116 KM.

NTT Riwayatmu Kini
Nusa Tenggara Timur secara giografis berbatan langsung dengan negara lain. Di bagian timur berbatasan dengan Timor Leste dan di bagian selatan berbatasan dengan Australia. NTT mempunyai 1.192 pulau dan 760 di dalamnya belum diberi nama. Deretan pulau-pulau ini adalah kekayaan NTT yang harus dijaga agar tidak dapat dicaplok oleh negara lain. Nusa Tenggara Timur sedang berulang tahun ke 62, Jokowi telah memberi yang terbaik untuk NTT namun pemerataan pembangunan di tubuh NTT masih pincang. 
Masih banyak daerah di NTT yang belum dialiri oleh listrik. Sebanyak 25 pulau belum dialiri listrik dan 1.205 desa masih meringkuk dalam kegelapan. Selain itu akses air bersih masih memprihatinkan. Sejauh ini sangat diharapkan agar para Bupati, camat, kepala desa dan anggota dewan berusaha dan berjuang untuk memberi akses air bersih kepada masyarakat kecil. Wilayah Nusa Tenggara Timur memiliki wilayah perairan yang besar namun, masyakatnya kekeringan dan kehausan. Dona eis Aquan (Beri Mereka Air). Dirgahayu NTT LXII. Nusa Terindah Toleransi. Salam Alekot!

(Gambar: google)
×
Berita Terbaru Update