-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kolegialitas Menyatukan Perbedaan, Menampakkan Wajah Gereja Katolik Yang Satu

Jumat, 30 April 2021 | 09:21 WIB Last Updated 2021-04-30T02:21:44Z
Satu hal yang pantas kita syukuri dalam Gereja Katolik yang Satu adalah Kolegialitas para gembala dalam hal ini para Uskup dan Imam. Sebagai seorang imam, sungguh saya mensyukuri kolegialitas yang menggambarkan kesatuan Gereja Katolik yang adalah Satu.

Kolegialitas telah menyatukan satu semangat solidaritas, kebersamaan dan kesatuan dalam merayakan misteri iman, mewartakan dan mengajarkan ajaran-ajaran Gereja. Semangat kolegialitas ini nampak dalam semangat saling mendukung (hal-hal yang baik dan benar), menyemangati dan sharing pengalaman hidup panggilan.

Maka siapapun imamnya entah diosesan ataupun religius, apapun tarekatnya dan dimanapun ia berada, tidak pernah saling menjatuhkan atau meremehkan apalagi saling menjelekkan. Demikian juga dengan para Uskup. Setiap pertemuan para uskup entah tingkat nasional maupun internasional menjadi kesempatan untuk saling meneguhkan, menguatkan dan menginspirasi satu sama lain.

Kolegialitas memutus semangat persaingan menjadi semangat kebersamaan, saling mendukung, saling menerima dan bersama-sama mensyukuri rahmat panggilan sebagai sesama imam.

Maka dimanapun imam itu bertugas, di negara manapun ia bertugas bahkan menjadi satu-satunya misionaris asing tidak akan pernah mengalami keterasingan karena semangat penerimaan dan kesadaran bahwa kita adalah satu sebagai Gereja dan satu sebagai rekan kerja menyadarkan satu sama lain untuk saling terbuka, menerima dan bersama-sama melayani dalam satu semangat yaitu demi meluasnya Kerajaan Allah di bumi ini, demi kemuliaan Allah dan keselamatan umat manusia.

Semangat kolegialitas menjauhkan semangat saling mengejek antar sesama imam dalam kotbah-kotbah mereka, sebaliknya mendekatkan semangat saling menerima, mendukung satu sama lain. Apa yang baik dari rekan imam yang lain dijadikan sebagai inspirasi dan yang kurang baik menjadi jalan untuk saling mengingatkan dan menegur dalam semangat persaudaraan kasih.

Dan karena semangat kolegialitas ini pulalah, maka kesatuan Gereja Katolik yang satu masih tetap bertahan hingga hari ini disamping berkat kuasa dan karya Roh Kudus dan doa Bunda Maria, Bunda Gereja yang terus menyertai ziarah Gereja di dunia ini. Semangat kolegialitas para Uskup dan para Imam juga bisa menjadi inspirasi bagi umat untuk menyatukan perbedaan dan bukannya merusak persatuan karena perbedaan.

Manila: 29-April 2021
Pater Tuan Kopong MSF
×
Berita Terbaru Update