-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

SMS-ST; Mengajak Semua Pihak Bersatu Memulihkan Sumba Timur

Kamis, 15 April 2021 | 10:47 WIB Last Updated 2021-04-15T03:52:55Z
Sumba Timur 13/04/21. Posko Solidaritas Masyarakat Sipil  (SMS ST) membagikan logistik berupa beras, telur dan minyak goreng kepada warga di Kecamatan Kambata Mapabuhang Desa Marada Mundi, distribusi logistik berupa sembako kepada masyarakat ini juga melibatkan pemerintah kecamatan, desa, dan TNI serta komunitas Gubuk Belajar Sumba (GBS) yang tergabung dalam posko bersama harapannya adalah semua elemen untuk saling mengisi satu sama lain.

Posko Solidaritas Masyarakat Sipil  membagi logistik di 146  KK yang terdampak bencana badai di mana ada 11 unit perumahan warga terbawa banjir bandang, ini menjadi prioritas karena rumah warga rusak akibat hantaman badai siklon tropis hidrometeorologi tidak bisa lagi ditempati dan warga harus mengungsi ke rumah keluarga yang lebih aman. Sejak adanya bencana SMS ST terus bergerak memberi pasokan logistik dan mendata dampak setiap wilayah yang terdampak bencana alam sehingga pembagian logistik tepat sasaran.

SMS ST melihat  bahwa  di beberapa titik masih ada yang belum terjangakau untuk bantuan logistik, hal ini dikarenakan askes jalan terputus sehingga pasokan logistik ke wilayah-wilayah terisolir hanya bisa dilakukan menggunakan jalur udara dengan bantuan Helikopter milik BNPB, misalnya di wilayah kecamatan Pinu Pahar. Dengan situasi ini SMS ST berharap semua posko yang ada di Sumba Timur menyatukan sumber daya yang ada dan saling berkoordinasi untuk proses pemulihan pasca bencana alam. 

Deddy F. Holo selaku koordinator  posko SMS ST meminta semua pihak baik pemerintah, LSM, komunitas, gereja, partai politik, oraganisasi kepemudaan serta relawan-relawan yang ada di setiap poskonya untuk saling mebangun komunikasi, koordinasi, tindakan pemulihan yang secara sistematis sehingga proses pemulihan dapat terbangun dengan baik. Ini lah yang harus dilakukan bersama untuk membantu pemerintah dalam proses pemulihan pasca bencana. 
×
Berita Terbaru Update