-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

SMS-ST: Sumber Pangan Di Desa Maidang Tertimbun Pasir

Senin, 19 April 2021 | 10:13 WIB Last Updated 2021-04-19T03:37:39Z
Kambata (18/04/21) Desa Maidang, kecamatan Kambata Mapambuhang, kabupaten Sumba Timur merupakan salah satu desa yang terdampak badai Seroja, hasil kunjungan Posko Solidaritas  Masyarakat  Sipil Sumba Timur (SMS-ST) dan komunitas Pemuda/I Mambaro Peduli Bencana Sumba Timur saat menyalurkan bantuan berupa sembako menemukan bahwa sejumlah lahan pertanian di wilayah Daearah Aliran Sungai (DAS) yang menjadi sumber pangan utama tertimbun material pasir dari hulu, apa lagi Maidang masuk Wilayah DAS Kambaniru  akibatnya kurang lebih sekitar 160 Ha lahan kering (Mondu) pertanian masyarakat hanyut. 

Hasil data Solidaritas Masyarakat Sipil Sumba Timur di desa Maidang terdapat 85 Kepala Keluarga (KK) dengan 16 RT di mana ada 12 RT yang terdampak langsung, dan 1 rumah hanyut terbawa arus. SMS-ST melihat bahwa perlu adanya strategi jangka panjang untuk mengatasi krisis pangan di sejumlah kecamatan/desa di kabupaten Sumba Timur khusunya di desa Maidang. Harapannya pemda juga mendata lahan pertanian warga terdampak. 

Simon Hama Ndima salah satu petani di desa Maidang yang memanfaatkan lahan DAS sangat sedih karena lahan jangug, sayur-sayuran, kacang, terong, Lombok dan umbi-umbian (hortikultura) hanyut dan tertimbun material pasir. Namun, Simon menunjukan semangatnya untuk tetap bertahan hidup dengan terpaksa menanam kacang  tanah di atas pasir, ia menyampaikan bahwa ini salah satu cara memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, mau bagaimana lagi, saya tetap berusaha untuk memenuhi kehidupan keluarga walau peluang berhasil rendah. 

Tidak hanya dengan mengantarkan bantuan ke warga terdampak, posko SMS-ST juga melakukan assessment kebutuhan riil masyarakat yang terdampak, ini untuk mengumpulkan data  dan informasi yang kemudian diberikan kepada Pemda untuk ditindaklanjuti dalam kerangka bebijakan pemulihan jangka panjang. Dengan temuan lapangan SMS-ST memprediksi akan terjadi krisis pangan di desa Maidang dalam 2 tahun sehingga perlu disiapkan strategi pemulihan  yang cepat dan tepat. Ini yang akan dilakukan SMS-ST bersama dengan seluruh pihak. 

SMS-ST berharap pemulihan pasca bencana ini tidak sebatas mendata rumah warga yang rusak tetapi juga melakukan pendataan secara riil jumlah lahan pertanian warga yang rusak akibat badai Seroja sehingga pemulihan dapat dilakukan secara sistematis dan tepat sasaran. Artinya bahwa ketika rumah warga yang rusak di benahi harus sejalan dengan upaya pemulihan di sektor pertanian lahan kering dan basah. 

Harapan SMS-ST pasca bencana banjir ini, semua elemen pemerintah khususnya pemdes harus sesegera mungkin untuk membangun komunikasi dengan pemda untuk mempersiapkan format data terkait lahan pertanian dan sebagainya, hal ini untuk membantu pemerintah pusat dan provinsi melakukan intervensi kebijakan anggaran sebagai upaya proses pemulihan jangka panjang. 

Oleh: Deddy F. Holo 
Koordinator Posko SMS-ST
×
Berita Terbaru Update