-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jangan Pulang

Kamis, 24 Juni 2021 | 10:59 WIB Last Updated 2021-06-24T04:04:24Z
                                                Ilustrasi: detikcom

Setelah memperpanjang visa tinggal untuk tiga tahun pada tahun yang lalu, saya sudah mempersiapkan diri untuk liburan tahun ini. Setiap sanak saudara yang saya kontak, pertanyaannya selalu sama; “kapan libur”? Dan jawaban saya juga sama; “tahun ini.”

Namun semua harapan untuk berlibur tahun ini, seketika buyar ketika sedang melakukan annual report sekitar pertengahan Januari 2021 yang lalu di kantor imigrasi-Intramuros-Filipina, tiba-tiba kakak saya nomor dua yang tinggal di Keluwain-Adonara menelphon saya.

Ade sekarang lagi di mana? Tanyanya. Saya sedang berada di kantor imigrasi untuk pendaftaran tahunan agar bisa cuti tahun ini, jawabku.

Mendengar jawaban saya itu; kakak saya langsung dengan tegas mengatakan kepada saya; “dek corona masih banyak jadi JANGAN LIBUR dulu tahun ini.” Kita ikuti saja aturan pemerintah dan terutama agar ade juga sehat kami juga sehat selalu. Jadi sekali lagi; “JANGAN PULANG DULU DEK.”

Tanpa banyak alasan, sayapun menjawab; “baik kak, mudahan bisa libur tahun depan.”

Saya tahu kakak saya juga kangen dengan saya. Sama seperti bapak, ibu yang juga kangen dengan anak-anak dan saudara-saudari yang lain. Namun berhadapan dengan situasi seperti ini, iman dan nurani yang harus lebih didengar dan bukan kehendak dan kemauan pribadi.

Apakah sebagai orang tua atau keluarga juga mau tegas dengan anaknya atau saudara-saudarinya sendiri? Atau hanya karena rasa kangen maka kita menjadi orang yang tidak mau tahu dan peduli dengan keselamatan dan kesehatan saudara-saudari kita sebangsa dan setanah air?

Paling tidak mampukah kita mengesampingkan segala logika dan kesombongan atas aturan protokol covid 19? Yang terjadi di Indonesia adalah setiap aturan justru menjadi ajang perdebatan dan bukan ketaatan untuk mengikutinya.

Kakak saya hanya orang biasa. Ia masyarakat biasa tapi melarang saya untuk pulang, bagi saya dia adalah seorang intelek yang mengedepankan iman dan nurani.

Manila: 23-Juni 2021
Pater Tuan Kopong MSF
×
Berita Terbaru Update