-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ajaran Dan Karya Kristus Sangat Bagus, Kita Sendiri Yang Merusaknya (Mrk 6:30-34)

Minggu, 18 Juli 2021 | 22:17 WIB Last Updated 2021-07-18T15:22:58Z
Renungan Minggu Biasa XVI (18-Juli-2021)

Ajaran Dan Karya Kristus Sangat Bagus, Kita Sendiri Yang Merusaknya
(Mrk 6:30-34)
 
Kita semua adalah Katolik, karena didalamnya ada Kristus dengan segala pengajaran dan karya baik-Nya yaitu: belas kasih, pengampunan, kerendahan hati dan solidaritas pada sesama. Kita adalah Katolik karena mengikuti Yesus dengan meneladan dan melaksanakan segala pengajaran dan pekerjaan-pekerjaan baik Yesus yang diwariskan kepada kita. Menjadi seorang Katolik yang baik dan sejati tidak hanya berhenti pada kerajinan kita berdoa dan mengikuti misa.

Kerajinan kita berdoa dan mengikuti misa belum menjadi jaminan bahwa kita adalah orang Katolik yang sejati dan baik. Karena seorang Katolik yang sejati dan baik adalah yang dari doa dan ketekunan mengikuti misa menghasilkan buah belas kasih, kerendahan hati, pengampunan dan solidaritas dalam tindakan nyata.

Karena dalam pengalaman harus kita akui bahwa sebagai pengikut-Nya ajaran dan karya baik Yesus seringkali kita sendiri yang merusaknya hanya karena iri hati, kesombongan, kebencian, keangkuhan dan sikap mendendam dan tidak mau mengampuni serta memaafkan. Termasuk sikap dan mental keras kepala, mau menang sendiri yang semuanya bukan ajaran dan karya Yesus tetapi kita justru melakukannya dengan alasan sebagai manusia biasa yang punya kelemahan.

Seorang Mahatma Gandhi yang bukan seorang Katolik, sangat mengagumi Yesus dan ajaran-Nya terutama dalam Kotbah di Bukit (Mat 5-7). Dalam salah satu surat wasiatnya, Gandhi memuji Yesus Kristus; 

“Saya tidak berubah dari keyakinan bahwa Yesus adalah salah satu guru terbesar umat manusia. "Tidakkah Anda berpikir bahwa persatuan agama bukan tunduk kepada satu iman tetapi dengan menghormati masing-masing keyakinan?" (cnnindonesia.com, 06/03/2018).

Pengakuan akan Yesus Kristus dari seorang Mahatma Gandhi yang beragama Hindu mengungkapkan bahwa Yesus tidak hanya mengajar namun juga memberikan teladan yang baik dan benar dalam perbuatan dan tindakan nyata untuk semua dan demi kebaikan bersama.

Yesus melaksanakan cinta kasih, pengampunan, kerendahan hati dan kelemahlembutan tidak hanya dalam pengajaran namun lebih dari itu dalam tindakan nyata. Semoga kita yang mengimani dan membanggakan Yesus tidak merusaknya dengan alasan manusia biasa. Mahatma Gandhi juga manusia biasa tetapi dia mampu meneladan ajaran dan karya baik Yesus.

Manila: 18-Juli-2021
Pater Tuan Kopong MSF
×
Berita Terbaru Update