-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pater Tuan Kopong MSF: Karena Iman

Selasa, 13 Juli 2021 | 10:16 WIB Last Updated 2021-07-13T03:16:46Z
Dia tidak mengeluh bahkan sulit untuk menolak ketika ada yang meminta pelayanan kepadanya meski ditengah situasi sulit seperti sekarang ini, situasi pandemi yang seharusnya bisa membuatnya “mengamankan” diri namun itu tidak bisa dilakukan karena gugatan nurani dan janji imamat seakan terus menggerakannya untuk melayani permintaan umatnya.

Namun ketika ia jatuh sakit, mungkin hanya dia sendirian entah di kamarnya atau di ruang rumah sakit menahan sakit tanpa ada yang tahu atau mungkin juga tak ada yang peduli dan hanya sepenggal tulisan menghiasi dinding-dinding fb kita; “mendoakan, cepat sembuh, gws dan lainnya.

Bahkan ketika Allah memanggilnya meninggalkan dunia ini, dia sendirian di sana, tak ada nyanyian dan doa bersama mengiringinya di ruangan itu. Hanya sepenggal tulisan pada dinding-dinding fb kita “RIP” menyertai kepergiaannya dari jauh.

Demikian besar pengorbanannya: harus membenci kesenangannya sendiri, membenci rasa aman dan nyamannya sendiri (bdk. Mat 10:34-11:1), namun masih ada riak-riak suara membicarakannya, entah ia sedang sakit ataupun sudah dipanggil Tuhan, masih saja keburukan atau kejelekan sang imam itu menjadi bahan pembicaraan segelintir umat.

Banyak orang berbicara tentangnya tetapi apakah ada yang bertanya kepadanya tentang kejadian yang sebenarnya? Dia adalah pendengar permasalahan yang lain, tetapi adakah yang bertanya ketika ia mempunyai permasalahan?

Dia adalah pembawa pengampunan, tetapi apakah dia juga kita ampuni ketika dia bersalah? Dia adalah penyembuh mereka yang luka batin, tetapi apakah ada yang kuatir dan mengingatnya ketika dia sakit?

Dia adalah penghubung antara manusia dengan Allah, tetapi mengapa masih ada yang meragukan tindakannya? Dia adalah penjaga rahasia yang lain, tetapi mengapa ia justru menjadi pembicaraan di parokinya?

Dia adalah pembawa kekuatan dan harapan, tetapi adakah yang masih mengharapkan dia ketika dia sudah tua? Dia adalah pengajar ajaran Tuhan, tetapi adakah yang memuji dia karena kotbahnya bagus?

Masih banyak lagi yang dikatakan tentang dia: ada yang menjengkelkan, ada yang menyenangkan. Namun dia terus berusaha untuk memahami dan memberikan hidupnya untuk semua karena dia adalah imam.

Foto: 2017

Manila: 12-Juli 2021
Pater Tuan Kopong MSF
×
Berita Terbaru Update