-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Terima Kasih, KECEMASAN

Jumat, 02 Juli 2021 | 14:33 WIB Last Updated 2021-07-02T07:35:07Z

Mengalami kecemasan dalam mengurus, menata dan mengelola hidup adalah situasi khas manusia. Kondisi mapan sekalipun, kecemasan itu amat potensial mengoyak ruang berpikir dan tata batin.

Kecemasan itu hanyalah satu dari percikan perasaan;  dan tidak apa-apa untuk memilikinya. Perasaan cemas sebetulnya banyak membantu setiap pribadi untuk makin kuat dan pandai memenangkan hidup. 

Sejumlah ilmuwan menemukan bahwa kecemasan tidak selamanya berujung pada sesuatu yang buruk. Rasa cemas yang baik mendorong seseorang untuk memiliki lebih banyak poin prihal ketekunan, kecerdasan, keberanian dan kematangan dalam hidup. Kecemasan yang baik pasti memungut hasil yang maksimal. 

Kecemasan telah mengingatkan kita akan bahaya. Kita tidak akan tahu bahwa sesuatu yang buruk mungkin terjadi jika bukan karena rasa cemas. 

Kecemasan mengingatkan kita untuk membuat rencana, memecahkan masalah, dan bermain aman ketika kita harus melakukan sesuatu yang penting.  

Berkat kecemasan, kita membuat daftar tugas, mulai belajar lebih awal untuk ujian, menyiapkan poin pembicaraan untuk wawancara dan berlatih secara konsisten untuk tugas-tugas skala besar. 

Kecemasan mengingatkan kita untuk menghadapi tantangan. Dalam situasi tertentu kita menjadi sangat takut ketika ingin semuanya berjalan dengan baik. 

Kalau bukan karena cemas semuanya menjadi biasa-biasa saja  dan hidup terasa hambar. Temukan kegelisahan atau kecemasan apa yang sudah membuatmu menjadi seperti sekarang. Mari bergelisah untuk menggapai makna hidup terdalam.

Oleh: Pater Garsa Bambang  MSF
×
Berita Terbaru Update