-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

WALHI NTT, Gandeng GMNI Melestarikan Cendana di Pulau Sumba

Selasa, 03 Agustus 2021 | 20:43 WIB Last Updated 2021-08-05T03:28:24Z
Foto: Diskusi di Sekretariat GMNI Sumba Timur

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) NTT melakukan kunjungan ke organisasi kepemudaan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia cabang Sumba Timur pada senin, 02/8/2021. 

Kunjungan WALHI NTT ini sebagai bentuk membangun komunikasi dan diskusi terkait pelestarian cendana di pulau Sumba yang semakin punah akibat berbagai perilaku yang tidak ramah terhadap lingkungan hidup.

GMNI Sumba Timur sebagai organisasi kepumudaan sangat merespon gerakan pelestarian cendana di pulau Sumba,  Dominggus Damu Tarapanjang selaku ketua GMNI Sumba Timur mengatakan perlu adanya kesadaran bersama dalam upaya menyelamatkan cendana di pulau Sumba. 

Sumba Timur dikenal dengan julukan Sandalwood, namun sayang jika cendana di pulau Sumba tidak kita selamatkan dan lestarikan kembali oleh masyarakat dan pemerintah, "Ungkap Dominggus".

Upaya pelestarian cendana yang dilakukan WALHI NTT saat ini dengan sudah membangun  dua (2) pusat pembibitan di kabupaten Sumba Timur merupakan langkah yang kongkrit untuk melestarikan cendana, oleh karena GMNI juga ingin secara langsung terlibat menyelamatkan indentitas Sumba Timur lewat cendana. 

Dalam diskusi ini, Dominggus selaku GMNI Sumba Timur berharap semua elemen menanam cendana, kita  mulai dari kesadaran diri sendiri akan pentingnya menjaga identitas dan pelestarian lingkungan.  

Kerjasama WALHI NTT dan komunitas kepemudaan menjadi energi posotif mengembalikan kejayaan Sumba Timur sebagai pulau cendana di kancah dunia, ini potensi daerah kita yang harus kita selamatkan., "ungkap Dominggus". 

Di akhir diskusi lingkungan bersama GMNI, WALHI NTT berharap upaya konservasi di Sumba Timur dijadikan gerakan bersama menyelamatkan tanaman cendana dari kepunahan, baik itu lewat pemerintah daerah, Pemdes dan masyarakat untuk secara masif menanam cendana. (deddy)




×
Berita Terbaru Update