-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

BERJUANG DENGAN GODAAN

Rabu, 29 September 2021 | 07:57 WIB Last Updated 2021-09-29T00:57:19Z
Tidak mudah menjadi hijau terus-menerus dan tentu saja tidak mudah menjadi baik. Banyak dari kita menjalani hidup dengan niat terbaik sambil berharap bahwa kita akan terbukti berani, jujur, baik hati, dan adil.  

Tapi godaan ada di mana-mana dan bahkan niat terbaik pun bisa mulai goyah saat menghadapi frustrasi biasa atau krisis mendadak. Sulit untuk tidak tergoda di alam yang penuh kompetitif, koruptif, serakah, tidak jujur, tidak adil, agresif, berselingkuh dan haus kekuasaan dan malas. 

Sangat menarik untuk menyadari bahwa kita terlahir dengan organ moral yakni otak; kemampuan dasariah yang memungkinkan kita bertindak secara natural untuk bertahan hidup, berargumen dan dan membuat pilihan sikap etis. Tetapi ingatlah otak juga dilengkapi dengan organ nafsu yang terbesar dan terprogram dengan canggih. Ajaib. 

Betul bahwa bagian dari tumbuh dewasa adalah belajar menahan godaan dan untuk melakukan hal yang benar. Tetapi itu tidak mudah. Artinya kontrol diri tidak selalu mengagumkan ketika tidak terintegrasi dengan sifat-sifat karakter positif lainnya. 

Lebih dari dua ribu tahun yang lalu, filsuf Yunani Aristoteles mengambil sikap tanpa kompromi yang mencolok terhadap godaan. Orang yang benar-benar berbudi luhur, kata Aristoteles, tidak akan tergoda untuk melakukan hal yang salah. Pasti sulit untuk bersimpati dengan pandangan Aristoteles. 

Kita mungkin bukan teladan dalam mimpi Aristoteles, tetapi jika kita mendeteksi berbagai tantangan yang kita hadapi minimal hidup kita tidak diremas oleh godaan-godaan yang saling bertabrakan kontrol diri kita.

Oleh: Pater Garsa Bambang  MSF
×
Berita Terbaru Update