-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Imam Tanpa Fans

Sabtu, 18 September 2021 | 10:57 WIB Last Updated 2021-09-18T03:57:55Z

“Siapapun boleh menyukaimu, menyukai kotbahmu, menyukaimu penampilanmu, menyukai kegantenganmu namun jangan pernah jadikan mereka sebagai fans beratmu, karena engkau akan memperbudak dirimu sendiri.”

Mungkin banyak yang terluka dan tersakiti oleh karena kebijakan pelayananmu yang tidak populer, semata karena menegakan aturan yang benar demi martabat imamat dan nilai-nilai kristiani yang mesti dihidupi meski harus dijauhi dan bahkan dibenci.

Mungkin mereka yang sudah terlanjur mengidolakanmu dan menjadikan engkau sebagai penyemangat mereka untuk melayani akan menjauhkanmu dan mungkin membencimu karena perhatian dan pujian yang hendak mereka dapatkan darimu tak pernah didapatkan karena engkau lebih memilih menjadi imam untuk semua umat.

Mereka yang sudah terlanjur memujimu akan selalu menjadikan dirimu bahan cerita indah mereka, atau bahkan mungkin juga ada persaingan diantara mereka yang sama-sama menginginkan agar hanya dia, mereka yang engkau perhatikan, itu adalah sebuah godaan kecil pada jubahmu. Jadikanlah jubahmu sebagai selimut kasih tulus bagi semua meski kelak mereka yang memujimu akan merangkai cerita buruk tentangmu, jadikanlah itu berkat bagi ziarah imamatmu.

Biarkanlah pujian, pengakuan dan hasrat untuk diperhatikan itu datang dari mereka yang sudah terlanjur menjadikanmu sebagai idola, namun engkau jangan memperbudak dirimu, memperbudak imamat dan pelayananmu dengan menjadikan mereka sebagai fansmu, karena apapun yang akan engkau putuskan dan jalankan pasti akan sesuai dengan keinginan fansmu.

Jadikanlah jubahmu itu sebagai tempat menampung semua keluh kesah, protes dan mungkin ada hinaan dan fitnah namun dengan jubahmu itu pula engkau mengeluarkan madu yang baik yang menyejukan dan memuaskan kebutuhan rohani siapapun yang dilayani tanpa pernah melihat apakah mereka adalah fansmu atau tidak.

Tak semua keinginan dan harapan mereka bisa dipenuhi olehmu. Namun bukan berarti engkau tak mampu untuk melayani semua kebutuhan rohani mereka. Karena diantara harapan dan keinginan mereka engkau masih bisa berdiri tegak dalam balutan jubahmu tanpa pernah tunduk dan takluk pada keinginan akan pengakuan dan penghargaan kepada mereka yang “mengklaim” diri sebagai fansmu.

Cukupkan dirimu dengan jubahmu tanpa fans agar tidak jatuh dalam cekikan kehendak para fansmu yang membawamu pada pengkhianatan akan pelayananmu. Dengan jubahmu tanpa fans, engkau sedang bersaksi bahwa hanya Allah dan semua yang dilayani dan bukan ego mereka yang mengidolakanmu (bdk. Mat 6:24).

Manila: 17-September 2021
Pater Tuan Kopong MSF
×
Berita Terbaru Update