-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sukacita Menjadi Imam Dan Misionaris Katolik: Mencari Makan Itu Banyak Tapi Sedikit Yang Mau Memberi Makan

Kamis, 09 September 2021 | 12:01 WIB Last Updated 2021-09-09T05:01:52Z
Kebahagiaan yang tidak pernah hilang adalah karena sebagai seorang imam dan misionaris. Dan boleh bersyukur menjadi imam dan misionaris Katolik yang tidak disibukan oleh urusan keluarga apalagi urusan makan minum anak.

Memang harus diakui bahwa selalu ada kekurangan dan kegagalan namun paling tidak secara pribadi tidak mengurangi sukacita sebagai seorang misionaris yang lepas bebas diutus kemana saja.

Bagi saya pribadi segala kekurangan dan kesalahan yang melukai dan menodai Gereja tidak hanya menjadi sebuah aib tetapi juga menjadi jalan memperbaharui diri untuk menjadi lebih baik. Satu hal yang tak akan pernah hilang dari wajah Gereja Katolik adalah kehadiran para imam dan misionarisnya menjadi sebuah kehadiran nyata Kerajaan Allah bahwa sukacita itu tidak hanya karena memiliki uang banyak, bisa bebas kemana saja dan memiliki keluarga, tetapi lebih dari itu karena bisa membuat orang lain berbahagia dan bersukcita.

Dan sore hari kemarin (05-September 2021) diiringi rintik-rintik hujan membasahi semesta Filipina, saya memuat sebuah karung berisi sayur-sayuran yang diberikan oleh para suster Claretian diatas motor yang kemudian saya bagikan kepada umat saya di stasi Reccom. 

Mereka sangat bahagia walau kemudian bertanya kepada saya; “Padre, mengapa harus membagikannya juga kepada kami, karena tentunya Padre juga membutuhkan sayur-sayuran ini apalagi ditengah situasi pandemi seperti ini?”

Mendengar itu saya hanya menjawab singkat;

“Untuk urusan mencari dan makan semua orang akan mencarinya, tetapi dari semua itu hanya sedikit yang bisa dan mau memberi makan kepada orang lain. Saya tidak akan kelaparan dengan memberikan sayur ini kepada kalian. Saya justru dikenyangkan oleh sukacita karena bisa membuat kalin ikut mengalami sukacita melalui pemberian sayur ini.” (bdk. Luk 6:38; Mat 5:7).

Manila: September 2021
Pater Tuan Kopong MSF
×
Berita Terbaru Update