-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Untuk Oknum Mualaf Dan Murtadin: Tunjukan Kepada Saya Tuhan Yang Membenci Perbedaan!

Selasa, 21 September 2021 | 10:57 WIB Last Updated 2021-09-21T03:59:21Z
Para pendengar mereka sesekali tertawa ketika mendengar oknum mualaf mengatakan Alkitab saya palsu. Dan diruang sebelah pendengar oknum murtadin berteriak alleluya mengamini hinaan oknum murtadin pada Al-quran.

Setelah acara selesai, saya bertanya kepada para pendengar oknum mualaf maupun para pendengar oknum murtadin; “Kayaknya bagus itu ceramah dan kotbah yang kalian dengar dari oknum mualaf dan murtadin tadi, makanya kalian sampai tertawa yang satu berteriak Allahuakbar, yang satu lagi Alleluya.” Kira-kira apa yang mereka sampaikan tadi?

Jawab pendengar oknum mualaf; “karena dia bilang Alkitab kalian palsu. Pendengar oknum murtadin menimpali; “karena dia menghina Al-quran.”

Saya menjawab; “oh…jadi karena hinaan, kalian jadi senang.”

Saya kemudian melanjutkan; “kenapa kok kalian rajin sekali mengikuti dan mendengarkan ceramah mereka?” Kelompok yang satu menjawab; “karena itu memang ajaran Islam, bahwa Islam adalah agama yang paling benar dan Al-quran adalah Kitab Suci yang paling benar.” Kelompok berikutnya tidak mau kalah, langsung menjawab; “karena itu memang ajaran Kristus, bahwa hanya dalam Kristus yang adalah Jalan, Kebenaran dan Hidup yang diselamatkan. Dan Alkitab Kristen adalah yang paling benar.”

Saya kemudian menjawab; “baik kalau itu keyakinanmu bahwa Islam adalah agama yang paling benar dan Al-quran adalah Kitab Suci yang paling benar, demikian juga jika keyakinanmu bahwa hanya pengikut Kristus saja yang diselamatkan dan Alkitabmu paling benar itu adalah keyakinan kalian.”

Tapi; “apakah kalian juga yakin bahwa Tuhan Yang Mahabaik dan Maha Penyanyang yang kalian imani, suka dan mencintai segala hinaan dan fitnah pada yang berbeda?” 

Mereka kemudian menjawab serempak; “Tidaklah!” Tuhan tidak suka dengan hinaan dan fitnah karena itu adalah perbuatan dosa. Saya kemudian melanjutkan pertanyaan; “apakah perbedaan itu Tuhan yang ciptakan atau manusia yang menciptakan?”

Mereka kembali menjawab serempak; “Tuhan yang menciptakan.” Saya kembali bertanya; “kalau Tuhan yang menciptakan perbedaan, kenapa kalian masih suka mendengarkan ceramah dan kotbah yang suka menebarkan kebencian, hinaan dan fitnah pada yang berbeda?”

Mereka hanya diam dan berkata; “kami tidak tahu.”
Baik jika kalian tidak tahu, besok ketika kalian mendengarkan kembali ceramah dan kotbah dari oknum mualaf dan murtadin yang masih menebarkan hinaan dan fitnah pada agama lain, mintalah kepada oknum mualaf dan murtadin demikian; 

“Tunjukanlah kepada saya Tuhan yang membenci perbedaan dan juga satu kebaikan kalian tanpa menghina dan memfitnah perbedaan.”

Manila: 20-September 2021
Pater Tuan Kopong MSF
×
Berita Terbaru Update