Iklan

Iklan

Iklan

Iklan

Pater Tuan Kopong MSF: Tidak Mudah Menjadi Seorang Ibu

societasnews.id
Senin, 03 Januari 2022 | Januari 03, 2022 WIB Last Updated 2022-01-03T10:34:22Z
Pater Tuan Kopong MSF: Tidak Mudah Menjadi Seorang Ibu


Tidak Mudah Menjadi Seorang Ibu

(Lc 2:16-21)


“Berlian dan emas tidak akan mampu menggantikan Cinta dan Pengorbanan Ibu kita.”

Berapapun kekayaan yang kita miliki tidak akan pernah mampu menggantikan setetes air susu ibu. Seorang ibu: melihat semuanya namun sedikit sekali yang dibicarakan; semua dikorbankan namun sedikit mengeluh. Memberi semuanya meskipun sedikit yang diharapkan. Mencintai ibu kita, cintanya adalah menyenangkan setiap saat dalam kehidupan kita. 

Baca juga: 2022: Setahun untuk Diingat, Setahun Untuk Dijalani

Pengorbanan, sedikit yang dibicarakan dan tidak mengeluh itu adalah alasan mengapa Allah memilih Maria untuk menjadi ibu dari Putera Tunggal-Nya: Kristus dan kita memanggil Maria sebagai Bunda Allah. Maria tidak mengeluh saat mengandung Yesus dan kita yakin bahwa selama mengandung dan pada saatnya melahirkan Yesus Mariapun mengalami sakit, namun ia tidak mengeluh.

Maria tidak mengeluh meskipun melahirkan Yesus di sebuah kandang, membaringkan Yesus di palungan dan membungkus-Nya dan sebuah lampin. Semua yang dialami oleh Maria dan semua yang terjadi di Betlehem disimpan Maria didalam hatinya dan merenungkannya. Itu adalah kesucian Maria sebagai Bunda Allah. 

Baca juga: Natal, Betlehem, Keutuhan Ciptaan

Tidak mudah menjadi seorang ibu…,

Kita renungkan kebaikan hati dan pengorbanan ibu kita. Hidupnya dipersembahkan hanya untuk keselamatan kita. Waktu kita dilahirkan hanya ada satu pilihan diantara dua kemungkinan: mati atau hidup ibu kita. Ada ketakutan, kecemasan dan kekuatiran yang dirasakan oleh ibu kita pada saat ia berjuang dengan nafas tersengal untuk melahirkan kita. Semuanya dihadapi dan diperjuangkan dengan iman dan harapan. Apapun yang terjadi hanya satu keinginan dan harapan ibu kita: terpenting kita lahir dalam keadaan selamat.

Meskipun kita bangun masih subuh disertai dengan tangisan karena lapar dan popok basah akibat kencing, ibu kita selalu siap dan berjaga untuk menggantikan popok kita dan memberikan air susunya untuk kita. Kita mengotori pakaian dan dirinya dengan air kencing dan kotoran kita, sang ibu tidak mengeluh melainkan semakin mencintai kita, kita dicium berkali-kali oleh ibu sambil membelai rambut dan kepala kita agar bisa tertidur kembali. 

Baca juga: Kamu Dicintai oleh Tuhan, Sebab Kamu adalah Umat pilihan-Nya

Tidak mudah menjadi seorang ibu…,

Ketika kita sakit, ibu kita yang paling kuatir dan cemas. Meskipun ia lapar dan lelah mengurusi kita namun ia tidak mengeluh, ia memberi kita makan dan mengenyangkan kita dengan air susunya. Ibu selalu sigap menyiapkan makanan, minuman untuk kita dan mencuci pakaian kita. Yang diinginkan ibu adalah pakaian dan tempat tidur kita selalu bersih serta tubuh kita tetap wangi. 

Sering ibu tidak memperdulikan dirinya sendiri. Dia tidak mempercantik dirinya, yang penting kita kelihatan cantik dan ganteng karena perawatan ibu yang penuh cinta, kerendahan hati dan pengorbanan. Itu adalah kesucian ibu kita.

Baca juga: FP2ST: Musim Hujan, Waktu yang Bagus untuk Tanam Pohon

Tidak mudah menjadi seorang ibu…,

Berterimakasih dan bersyukurlah kita kepada karena cinta, kerendahan hati dan pengorbanannya. Meminta maaflah kepada ibu kita yang perbuatan kita membuatnya sering menangis, tidak mendengarkan dan mengikuti nasehatnya dan menyakiti hatinya saat kita sudah dewasa seperti sekarang. 

Tidak mudah menjadi seorang ibu …,

Meskipun kita sering membuatnya menangis dan menyakiti hatinya, ibu tidak mengeluh melainya menyimpan semuanya itu didalam hati dan merenungkannya serta selalu mendoakan kita agar menjadi anak yang baik dan berguna bagi Tuhan dan masyarakat serta agar masa depan hidup dan perjuangan kita selalu cerah..

Ibu, terimakasih tak terhingga untuk kebaikan hatimu. Ibu air susumu, tangisan dan air matamu adalah berkat bagi kehidupan kami. Ibu, engkau adalah pahlawan kehidupan kami yang sejati.


Manila: Januari-2022

Tuan Kopong MSF

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pater Tuan Kopong MSF: Tidak Mudah Menjadi Seorang Ibu

Trending Now

Iklan