News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Untukmu Saudara-saudariku Cianjur: Kami Hadir Karena Keikhlasan, Bukan Karena Agama

Untukmu Saudara-saudariku Cianjur:  Kami Hadir Karena Keikhlasan, Bukan Karena Agama
Untukmu Saudara-saudariku Cianjur:  Kami Hadir Karena Keikhlasan, Bukan Karena Agama


Jika atas nama agama, kami hadir untuk membantumu, maka kami juga akan mencari yang seagama dengan kami untuk kami tolong. Tapi itu tidak diajarkan oleh agama kami. Tidak diajarkan oleh Sang Guru kami: Yesus Kristus. Bencana alam yang menimpa siapapun tak pernah mengenal agama. Bahkan bencana alampun tak beragama.

Kami menolongmu bukan untuk menjadikanmu sebagai pengikut Kristus kelak. Kami menolongmu karena iman yang mengugugah belas kasih dan cinta kami kepadamu sebagai saudara, sebagai keluarga menembus batas agama. Jika karena alasan menjadikanmu sebagai pengikut Kristus kelak, itu adalah sebuah pengkhianatan atas iman kami. Bahkan mengkhianati pengorbanan Sang Guru kami: Yesus Kristus yang hadir dan berkorban untuk keselamatan semua bangsa.

Adalah naif dan memperihatinkan jika atas nama “kafir” sumbangan7 kami ditolak. Di tengah duka yang menimpa kalian, kita masih berpikir soal agamamu dan agamaku dan bukan berpikir bersama meringankan beban penderitaanmu. Jika atas nama “kristenisasi” kalian menolak untuk menerima sumbangan kami, itu adalah sebuah kekerdilan beriman. Menjadi penganut agama apapun bukan karena sembako, bukan karena pelayanan kesehatan tetapi karena panggilan Allah sendiri.

Kalau menolak menerima sumbangan kami karena alasan kafir dan kristenisasi, sangat menyedihkan karena Allah yang kita sembah tak pernah mengajarkan kita untuk menolak kebaikan dan keikhlasan atas nama agama. Bukankah kita semua mengakui bahwa ajaran agama apapun adalah baik dan benar karena berasal dari Allah sendiri?

Keegoisan dengan mengatasnamakan agama di tengah situasi duka yang saudara-saudari alami, hanya akan menunjukan kepada dunia bahwa agama tidak lagi menjadi jalan untuk menebarkan kasih dan kebaikan tetapi menjadi jalan menebarkan kebencian. Ajaran agama mana yang mengajarkan demikian? Sekali lagi bukankah kita mengakui bahwa ajaran semua agama itu baik dan benar karena berasal dari Allah sendiri?

Jika kehadiran kami ditolak, jika logo atau nama agama kami membuat kalian berat untuk menerima sumbangan dan pelayanan kasih kami tanpa embel-embel apapun, ijinkan kami untuk meminta maaf. Silahkan kalian tidak mengijinkan kami memasang logo atau menggunakan nama agama kami, tapi jangan nodai keikhlasan kami dengan kemaramahanmu.  Satu hal yang kalian tahu bahwa, logo ataupun nama agama kami yang kami tunjukan kepadamu dengan jelas dan terang benderang menunjukan sikap keterbukaan dan keberanian kami hadir dan berada di tengah-tengah kalian sebagai saudara dan saudari kami meski berbeda keyakinan.

Kami, saya mencintaimu bukan karena tragedi yang sedang menimpah kalian. Kami mencintaimu karena kalian adalah saudara dan saudari kami dari rahim yang sama yaitu rahim Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Maka ijinkan saya menitipkan satu pesan kasih untukmu; “Kami hadir dan berada bersamamu karena kasih dan keikhlasan dan bukan atas nama agama.”

“Jadikan agama sebagai jalan untuk memuliakan Allah melalui perbuatan-perbuatan baik dan jangan menjadikan agama sebagai dinding penghalang terhadap kebaikan Allah sendiri melalui umat-Nya apapun agamanya. Karena ketika menolak kebaikan dan keikhlasan atas nama agama, artinya kita sedang menutup mata dan hati pada kehadiran Allah sendiri.”


Manila: 26-November 2022

Tuan Kopong msf