News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Mulut Memanggil Tuhan, Tingkah Laku Menjauhkan Tuhan (bdk. Mat 7:21)

 

Mulut Memanggil Tuhan, Tingkah Laku Menjauhkan Tuhan (bdk. Mat 7:21)
Mulut Memanggil Tuhan, Tingkah Laku Menjauhkan Tuhan (bdk. Mat 7:21)



Mulut Memanggil Tuhan, Tingkah Laku Menjauhkan Tuhan (bdk. Mat 7:21) 


Kwalitas atau mutu beragama sejatinya bermula dari mutu hidup rohani. Mutu hidup rohani tidak hanya ditentukan oleh kerajinan tetapi hasil atau buah dari kerajinan itu sendiri yang menunjukan bahwa kita memang dekat dengan Allah.


Harus kita akui bahwa banyak dari kita yang menjadikan nama Tuhan untuk kepentingan pribadi kita entah melalui doa, mengikuti misa bahkan dalam setiap usaha dan pekerjaan. Bahkan untuk hal yang kadang tidak baikpun Tuhan menjadi andalan. Misalnya; “sumpah Tuhan, benar dech.”


Kita nampak kudus ketika menyebut nama Tuhan. Namun harus kita akui secara jujur bahwa setelah menyebut nama Tuhan kita menyebutkan nama orang lain dalam gosip dan isu serta menjelekkan mereka. Kita nampak kudus ketika tangan kita terkatup di dada sambil memejamkan mata, namun setelah itu tangan kita sendiri menghalangi orang lain untuk berteman dengan kita atau berteman dengan mereka yang kita benci.  Mata kita terpejam untuk merasakan kehadiran Allah, namun setelah itu mata kita terus terpejam terhadap kebutuhan dan penderitaan sesama kita.


Dan ketika itu semua dilakukan, alasan yang selalu membenarkan diri adalah; “namanya juga manusia lemah.” Justru karena kita lemah maka kita meminta kekuataan dari-Nya untuk semakin kuat tidak menggosipkan orang lain, tidak mendendam dan menghalangi orang lain berteman dengan siapapun dan semakin kuat untuk melihat dan menolong sesama yang menderita.


Maka tepat yang disabdakan Yesus; “mulut memuliakan Allah namun hati jauh dari-Nya” (bdk. Mat 15:8-9) oleh karena tingkah laku kita yang buruk. Atau “mulut kita memanggil nama Allah namun seketika menjauhkan Allah oleh karena tingkah laku kita yang buruk atau tidak melaksanakan kehendak-Nya.”


Orang yang mulutnya memanggil Allah namun seketika menjauhkan Allah adalah:

1. Yang tidak mengakui kesalahan tetapi selalu membela diri dengan alasan manusia lemah.

2. Tingkah laku yang buruk: menggosipkan orang lain, menjelekkan, mendendam, menghalangi orang lain untuk berbuat baik.


Orang yang berkwalitas dalam beragama dan hidup rohani adalah: 


1. Yang menyebut nama Tuhan dengan Kebaikan.

2. Yang memuji naman-Nya dengan Kebenaran.


Manila: 01-Dec 2022

Tuan Kopong msf