News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Pemberian Nama Secara Adat Manggarai Putri Kedua Bapak Vito Berlansung di Rumah Niang Teruk

Pemberian Nama Secara Adat Manggarai Putri Kedua Bapak Vito Berlansung di Rumah Niang Teruk
Pemberian Nama Secara Adat Manggarai Putri Kedua Bapak Vito Berlansung di Rumah Niang Teruk


Bahtera keluarga Bapak Ludovitus Dandung (Vito) dengan Ibu Litani Rahmasari (Lita) bersama keluarga besar Niang Teruk mengadakan ritual pemberian nama secara adat Manggarai untuk anak yang kedua mereka, Marta Widang  Paskahsih Dandung (Widang) seusai acara naka beka selama dua hari, kemarin.


Salah seorang tokoh masyarakat Todo dari Niang Wowang, kecamatan Satarmese Utara, kabupaten Manggarai, NTT, Aloisius Harum mengatakan ritual pemberian nama dimaknai sebagai tradisi orang-orang Manggarai yang merupakan warisan adat para leluhur. 


"Pemberian nama ini artinya salah satu tradisi orang-orang Manggarai yang diwariskan oleh para leluhur dengan tujuan untuk memberi nama secara adat Manggarai", kata Bapak Aloisius.


Bapak Aloisius kepada bulirINDO.com, Kamis, (29/12/2022), menerangkan ritual pemberian nama secara adat itu berlansung dengan suasana keakrapan, kekeluargaan, persaudaraan, dan kehangatan kasih-setia semua anggota keluarga besar Niang Teruk yang hadir. 


"Ritual pemberian nama, adat Manggarai ini berlansung dengan sangat akrap, penuh kekeluargaan, persaudaraan, dan kehangatan kasih-setia semua anggota keluarga besar Niang Teruk yang hadir", ujar bapak Alo.


Tradisi penamaan adat, hemat Bapak Aloisius, merupakan pemberian dan pengesahan nama secara adat Manggarai yang dimeteraikan dengan darah ayam berbuluh putih.


"Pemberian nama secara adat berarti ritual pemberian dan pengesahan nama secara adat Manggarai yang dimeteraikan dengan lalong bakok (darah ayam berbuluh putih)", terang Bapak Aloisius.


Ritual pemberian nama secara adat, putri Widang itu dilaksanakan di rumah Niang Teruk. Seusai acara tersebut, semua anggota keluarga besar Niang Teruk menikmati hidangan bersama dengan penuh keakrapan dan kekeluargaan.



Oleh: Nasarius Fidin


Sumber: BulirINDO.com