News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Dihadapan Salib, Ijinkan Dia Mencintaimu

 

Dihadapan Salib, Ijinkan Dia Mencintaimu
Dihadapan Salib, Ijinkan Dia Mencintaimu (ilustrasi: google)




“Dia tidak mendefenisihkan cinta, tetapi dari Salib-Nya Cinta menjelaskan semua pengorbanan-Nya tanpa batas dan tanpa syarat.”


Kita kerap mendefenisihkan cinta dengan segala macam dalil dan rangkaian kata-kata puitis, namun seringkali semua penjelasan dan segala rangkaian kata-kata indah itu tak mampu menjelaskan segala tindakan dan perbuatan kita. Kita menjauh dari-Nya kala kita sibuk dengan kesenangan, hobi dan kenyamanan pribadi. Kita melupakan bahkan menghakimi Dia ketika penderitaan dan rasa sakit menerpa hidup kita.


Kita kerap datang kepada-Nya namun bukan untuk menikmati Cinta-Nya melainkan untuk melimpahkan segala keluh kesah dan beban hidup kita bahkan tak jarang menghakimi Dia atas segala doa yang menurut kita tak kunjung terkabul. Kita lupa untuk menikmati cinta-Nya dalam sebuah kata maaf dan penyesalan di ruang pengakuan dosa. Kita lupa menikmati cinta-Nya dalam sebuah pertobatan di depan Salib-Nya.


Kita mencintai Dia namun lebih sering kita takut untuk memeluk sakit dan penderitaan-Nya. Kita mencintai Dia namun kita lebih sering menambahkan paku pada kaki dan tangan-Nya serta mahkota duri di kepala-Nya. Kita takut melumuri diri dan hidup kita dengan Darah-Nya yang adalah Darah Kesucian Cinta, lantaran kita lebih menikmati madu hawa nafsu dan kehendak pribadi.


Hidup kita menjadi seperti sebuah hamparan tanah gersang yang hanya mencintai tanpa mau menghadapi salib. Iman kita hanya menjadi sebuah pijakan letih ketika rasa sakit menghampiri ruang-ruang bathin kita. Jalan hidup kita seperti sebuah lorong gelap tanpa sinar iman lantaran kita tak mau berhadapan dengan Salib. Kita hanya mencintai tanpa mau melewati Getsemani menuju Kalvari. Kita hanya mencintai tanpa mau menghidupi kerendahan hati. Kita hanya mencintai tanpa mau mencintai ajaran-Nya; “Bukan kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mu” (Mat 26:39).


Mencintai Dia tak butuh defenisih dan rangkaian kata-kata indah darimu tentang cinta. Mencintai Dia cukup dengan berdiri didepan Salib-Nya dan ijinkan Dia Mencintaimu;


Ijinkan Dia menjadikan luka-luka-Nya untuk menyembuhkan rasa sakitmu,


Ijinkan Dia menjadikan Darah-Nya untuk menyegarkan kegersangan hidup berimanmu,


Ijinkan Dia menjadikan mahkota duri di kepala-Nya untuk mengangkat martabat hidupmu,


Ijinkan Dia menjadikan sakit-Nya untuk memeluk penderitaanmu,


Dan ijinkanlah Dia menjadikan Ketaatan dan Kerendahan Hati-Nya untuk menerangi tapak jejakmu,


Karena hanya dengan mengijinkan Dia mencintaimu, engkau mampu untuk mencintai setiap sakit dan penderitaan yang adalah Salib perjalanan hidupmu.



Manila:19-Maret, 2023

Tuan Kopong msf